Proyek Pelabuhan boom yang didanai oleh APBD Jawa Timur disinyalir sarat korupsi, ini jelas karena disetiap proyek yang dikerjakan setiap tahunnya ini mengalami banyak masalah untuk proyek sebelumnya adalah plengsengan yang dikerjakan tahun 2009 sampai 2010 telah mengalami retak-retak yang disebabkan adanya anjloknya struktur tanah yang dasarnya tidak kuat.
Untuk tahun 2011 ini Proyek lanjutan pembangunan pelabuhan laut Boom Kabupaten Banyuwangi yang dikerjakan oleh PT. Tiara Multi Teknik-Aura Sinar Baru (JO) yang beralamat di Jalan A. Yani 32 Malang dengan nilai anggaran APBD Jatim sebesar Rp. 8.918.620.000 ini dikerjakan asal-asalan, asal jadi berupa tumpukan batu serta tumpukan tetrapot diatasnya.
Tetrapot yang dicetak oleh pemenang proyek hampir semua asal jadi karena permukaannya bopeng-bopeng dan hanya ditempel dengan semen secara manual. Sampai saat ini Bambang Djatmiko selaku Kabid Hubla dan juga sebagai KPA tidak bersedia dikompirmasi (2 bulan) karena kuat dugaan tetrapot yang dimaksud tidak sesuai speck. Bersambung. >> Gc/Hs)

