Ciamis, (MR)
Smp Negeri 1 Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis sekolah berwawasan model budaya, mencoba mengaplikasikan, menterjemaahkan tujuan, pendidikan nasional, dan semua elemen juga mengharapkan termasuk anak bangsa ingin menjadikan anak bangsa yang soleh dan solehah. Ahlaqularimah sebenarnya mudah dan sederhana yang pertama kemauan setelah adanya kemauan, komitmen dan kesepakatan bersama karena aturan-aturannya sudah jelas, baik dalam hal ini mungkin mengharapkan ada kekompakan dan kesadaran dari pihak lingkungan sekolah.
Hal senada di ungkapkan Drs.Janan junaedi,M.pd selaku kepala sekolah ketika di temui MR, lebih jauh janan memaparkan, sebagai contoh di masjid kemudian lingkungan, tokoh masarakat kemudian, alam itu merupakan satu budaya, dan kami mencoba untuk mengangkat salah satu untuk menciptakan manusia Ahlaqulqarimah itu dari budaya, karena setiap manusia mempunyai akal dan pikiran. Saya akan mencoba untuk menyentuh pendidikan, meskipun saya bukan pengajar, pendidikan beda dengan pengajaran, saya akan mencoba “ngahudangkeun rasa, rumasa, dan karsa rumasa”, akan menyentuh ke hati nurani. Kemudian juga rasa itu ada lima indra antaranya haseum, lada, panas dan sebagainya.
Itu semua berhubungan dengan indra, kemudian karsa itu menciptakan dan semua mahluk Alloh itu pasti sama mempunyai rasa, rumasa, dan cipta hanya kapan dan bagaimana cara menggugah, termasuk di pendidikan saya mencoba adakan rapat rutin beserta orang tua siswa, di klasifikasi itu ada beberapa kelas yang pertama saya susun agar menjadi pertemuan rutin baik wali kelas dengan guru.
Sebagai contoh kemarin di tahun ajaran, siswa baru di antar sama orang tuanya saya manfaatkan jadi pertemuan dan disitu saya membahas, membuka menginformasikan tentang rasa, rumasa, dan cipta, karena sudah matinya nilai-nilai kebangsaan, dan nilai budaya lokal dengan kemajuanya teknologi. Karena itu kemajuan teknologi tidak seimbang dengan keimanan sebagai anak bangsa itu sendiri mengutamakan teknologi, tidak mengutamakan rasa.
Kami tidak melarang siswa untuk membawa handphone ke sekolah, bahkan menghimbau silahkan bawa, akan tetapi harus ada keseimbangan dengan nurani, manusia akan tergerus dan akan terbawa oleh kemajuan tekologi itu sendiri, apalagi di kaitkan dengan nuansa politik dan kami mencoba untuk di smp Negeri 1 Cihaurbeuti membuka manajemen kolbu dengan istilah ngahudang rasa, rumasa jeung cipta, ungkap Janan. >>Hr
