Kotabaru, (MR)
Hampir 4 tahun tidak beraktifitas lagi PT. Arutmin Indonesia di Senakin, kini kerusakan jalan milik PT. Arutmin semakin parah, khususnya dari Desa Sebuli menuju Desa Sang-Sang Kecamatan Kelp. Tengah.
Kerusakan jalan bukan karena rusak sendirinya atau faktor alam tapi di sebabkan oleh hilir mudiknya truk tronton anggkutan Batu Bara milik PT. BKS dan PT. SPA, jalan sepanjang lebih kurang 15 kilometer di wilayah Sebuli dan Desa Geronggang Kecamatan Kelp. Tengah mengalami kerusakan yang cukup parah, apa lagi ketika musim hujan.
Menurut warga sekitar, kerusakan jalan itu akibat kerapnya dilewati truk tronton angkutan Batu Bara milik PT. BKS dan PT. SPA dari Dmp Desa Sang-Sang Kecamatan Kelp. Tengah dan Fit 10 Desa Wilas Kecamatan Kelp. Utara menuju pelabuhan PT. SPA di Desa Geronggang.
Kerusakan jalan yang berlarut-larut tersebut membuat warga setempat merasa tidak nyaman, khususnya yang berada di wilayah pahatapan RT. 06 RW 02 Desa Geronggang, karena kerusakan jalan paling terparah tepat berada di muka rumah- rumah mereka (penduduk), apa lagi ketika habis hujan.
Mereka mengeluh dan berharap perusahaan penambang yang beroperasi setiap hari yang melewati jalan tersebut melakukan perbaikan dan mengembalikan kondisi jalan seperti semula.
Warga setempat pun kesal jalan dibiarkan rusak parah begitu saja, warga pun menanam pohon pisang di sepanjang jalan yang rusak itu, warga yang menanam pisang di jalan itu merupakan tuntutan dan sindiran agar jalan segera diperbaiki.
Warga setmpat Hariyanto mengatakan, kerusakan jalan akibat dilewati truk tronton angkutan Batu Bara yang beroprasi di DMP dan sekitarnya sudah berlarut-larut dan di biarkan begitu saja oleh para penambang, pernah di lakukan perbaikan satu kali oleh PT. SPA tapi hanya di uruk menggunakan tanah, bukan baik hasilnya tapi malah tambah rusak dan berlumpur ketika habis hujan, ujarnya. Ketika di konfermasi Ilyas perwakilan PT. SPA melalui telepon seluler selasa 05/6/16 mengatan, nanti kalau tidak hujan lagi akan kita perbaiki, yang pastinya setelah lebaran, ujarnya dengan singkat. >>Her
