Trenggalek, (MR)
Dalam rangka sinkronisasi dana Desa. Bupati Trenggalek Menerima Kunjungan Kerja Sekretaris Direktorat Jenderal (Sekdirjen) PPMD Kementrian PDT Bertempat di balai Desa Ngepeh kecamatan Tugu Trenggalek, Dr Emil Elestianto Dardak, M.Sc Bupati Trenggalek , bersama Forkopimda menerima kunjungan kerja Sekretaris Direktorat Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Drs Hadi Mukhlis Kementrian PDT bersama rombongan, Sabtu, 18 Juni 2016. Sebelum tiba di balai Desa Ngepeh sekitar pukul 14.00 WIB terlebih dahulu rombongan Sekdirjen ini menyempatkan diri meninjau langsung beberapa program kementrian yang telah dilaksanakan di Desa Dermosari Tugu dan melihat kondisi Pasar Gondang Tugu.
Dengan kegiatan bertajuk “Jelajah Desa Nusantara” Drs Hadi Mukhlis bersama rombongan lakukan road show dari Cirebon dan Megelang menuju Trenggalek Selasa ini. Direncanakan rombongan ini akan bermalam di Trenggalek sebelum melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Bondowoso. Di balai Desa Ngepeh, Direktur PPMD akan sosialisasikan perihal penggunaan dana desa kepada beberapa kepala desa yang menjadi undangan kegiatan ini.
Bupati Trenggalek dalam sambutannya menyampaikan, “selamat datang kepada rombongan Sekdirjen dan Direktur PPMD yang melakukan jelajah desa nusantara di lintas selatan dan tiba di Trenggalek”.”Patut bersyukur Trenggalek bisa meningkatkan alokasi anggaran Dana Desa, yang manakala pemerintah pusat menitik beratkan pembangunan nasional ujung tombaknya adalah pemerintahan desa”.”Dengan adanya peraturan otonomi daerah, saat ini daerah bisa mengelola daerahnya sendiri. Dengan besarnya dana desa yang telah masuk ke rekening desa, diharapkan pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat”.”Pemerintah Daerah siap untuk melindungi pemerintahan desa dari ancaman kelompok masyarakat yang ingin mencari-cari kesalahan dan mencoba ingin mengkriminalisasi pelaksanaan pembangunan di desa. Kita secara bersama-sama harus melawan ancaman tersebut, semua elemen masyarakat termasuk media harus siap mendukung suksesnya kegiatan ini”.
“Meskipun ada kesiapan perlindungan, pemerintah desa tetap harus transparan dalam memberikan informasil. Sampaikan informasi yang bisa disampaikan kepada masyarakat”. “Masyarakat jangan kuatir dan curiga terhadap pemerintah, baik di tingkat desa maupun kabupaten. Pasalnya kami bersama forkopimda telah sepakat serta menyiapkan sistem informasi mengenai kegiatan yang dilaksanakan. Kami pasti mempertanggung jawabkan setiap rupiah yang kami keluarkan”.”Pemerintah Kabupaten Trenggalek telah menyiapkan kanal pengaduan baik melalui sms ataupun kanal trenggalekmembangun.id, pengaduan maupun usulan masyarakat silahkan disampaikan kedalam kanal-kanal tersebut. Telah banyak pengaduan yang masuk, identitas pengadu kami rahasiakan. Jangan kawatir untuk tidak ditanggapi, kalau pengaduan anda tidak masuk rekap dan dicuekin silahkan anda publis, kami akan menerima”, tegas bupati.
Sedangkan Sekertaris Direktorat Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Drs Hadi Mukhlis menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Trenggalek. “Suatu kemajuan ditangan pemimpin muda, bupati telah merencanakan banyak perubahan melalui beberapa program yang sangat luar biasa. Semoga apa yang telah disusun dan direncanakan tersebut dapat membawa perubahan Kabupaten Trenggalek”, tegasnya.
Kegiatan kunjungan rombongan dari Kementrian PDT ini di lanjutkan dengan pemaparan dari Direktur PPMD Taufik Majid mengenai penggunaan dana desa. Kemudian Bupati Trenggalek beserta Forkopimda menyerahkan bantuan anak yatim piatu yang ada di Desa Ngepeh Kecamatan Tugu. >>Sur/Hum
