Prabumulih, (MR)
Ketua Tim kunjungan kerja Anggota komisi IX bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kependudukan, Kesehatan DPR RI Asman Abnur mengatakan soal kunjungan kerja ini adalah wujud kecintaan DPR kepada rakyatnya. Asman Abnur mengatakan kedatangan mereka ke Prabumulih tak lain ingin mendengarkan keluhan masyarakat prabumulih secara langsung.
Sesuai bidangnya Asman Abnur Mengatakan bahwa kedatangan mereka keprabumulih ini juga mengajak management BPJS Kesehatan,Management BPJS Ketenagakerjaan, serta staf khusus dan staf ahli menteri kesehatan agar keluhan dapat langsung di dengar dan dapat langsung terpecahkan solusinya.
Seperti keluhan masyarakat Kota Prabumulih yang di sampaikan Wakil Walikota Prabumulih soal ribetnya pelayanan BPJS.
“Kami mengajak management BPJS Kesehatan, management BPJS ketenagakerjaan, staf ahli dan staf khusus menteri kesehatan, jadi langsung di dengar dan kawan-kawan DPR dapat mendengarkan langsung, Apa yang di keluhkan wakil walikota tadi langsung sudah bisa terjawab, jadi gak perlu ke muara enim dulu baru rujukan ke Palembang karna sudah bisa langsung” kata Asman Abnur.
Soal pernyataan wakil Walikota Adriansyah Fikri tentang minta dihapuskan saja BPJS di Kota Prabumulih, karena dianggap tidak efektif dalam pelayanan kesehatan untuk warga kota Prabumulih.
Asman Abnur mengatakan hal itu tidak perlu terjadi, karena tentunya akan ada solusi jika di cari akar permasalahan sebenarnya.
“BPJS ini bukan soal di hapuskan atau tidak, hanya pelayanannya yang harus di perbaiki, kan baru BPJS ini baru dua tahun, baru dua tahun aja sudah melayani hampir 180 juta masyarakat Indonesia itu prestasi yang luar biasa, itu bukan hasil penelitian yang pendek tapi ini hasil penelitian yang panjang.”
Masi Asman Abnur “Jadi kalo ada yang kurang baik, bukan lumbung padinya yang di bakar tapi tikusnya yang di cari” ujarnya saat di wawancarai wartawan di depan ruang rapat lantai satu gedung pemerintahan Kota Prabumulih, Selasa (22/03) kemarin.
Soal banyak keluhan mulai dari tenaga medis yang di duga bekerja setengah hati, peralatan yang tidak memadai hingga layanan birokrasinya yang berbelit-belit tentunya menjadi keluhan utama peserta BPJS Prabumulih.
Soal Sanksi kepada tenaga medis Asman mengatakan, “Jenjang pelayanan ini bukan hanya satu bidang, mulai dari insfrastruktur, mulai dari kesiapan alatnya, kesiapan tenaganya, kalo berbicara kesempurnaan tidak ada yang sempurna di dunia ini,”
Lanjut, Maka dari itu kita memulai dari yang tidak ada menjadi ada kita perbaiki dan perbaiki dari permasalahan karena orang itu dengan besarnya permasalah dapat di atasi artinya berhasil, jangan lantas ada permasalahan langsung mundur, jadi kita harus berpikir positif,” kata Asman Abnur. >>Alex
