Kab. Tasikmalaya, (MR)
Kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Tasikmalaya telah mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ini menandakan bahwa Pemkab Tasikmalaya telah bersungguh-sungguh mengelola keuangan negara terutama pengelolaan aset, termasik didalamnya pengelolaan aset yang berada di Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.
“Kegiatan ini merupakan langkah maju, yang dilakukan Dinas Pendidikan sebagai upaya pengelolaan aset milik negara dengan memberikan labelisasi pada setiap prasaranan yang dibangun oleh Pemerintah,” ucap Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum saat menyampaikan sambutan dalam acara Peresmian Penggunaan Hasil Pembangunan Prasarana Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya, bertempat di SMP Islam Al-Madinah Kecamatan Mangunreja, Senin.
Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Camat Mangunreja, para Kepala Desa, sejumlah Kepala Sekolah, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
Bupati menambahkan, proses pembangunan harus tetap melaju dengan percepatan yang lebih baik. Pembangunan tidak boleh berhenti karena akan mempengaruhi ketidakstabilan, khusunya di masyarakat. Pendidikan merupakan salah satu dari tiga tolak ukur kemajuan Negara, selain kesehatan dan perekonomian. “Dengan pendidikan yang berkualitas, masyarakat akan lebih mudah dalam menjalakan kehidupan bermasyrakat, karena dalam pendidikan diraih segudang ilmu untuk dijadikan sebuah pegangan,” ucap Bupati.
Kita sadari bersama, lanjut Bupati, meraih keberhasilan merupakan hal yang lebih mudah jika dibandingkan dengan mempertahankannya. Oleh sebab itu, mari kita bersama-sama untuk terus berjuang mempertahankan keberhasilan dan terus berjuang untuk meraih apa yang kita capai. “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini,” pungkas Bupati. >>Widiyanti/Iin K
