Ciamis, (MR)
Pelepasan siswa-siswi SMK SE-Kabupaten Ciamis secara kontinyus di gelar salah satunya SMK Negeri 1 Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis adakan Perpisahan Bertempat Di GOR (Gedung olah raga ) kampus SMK Negeri 1 Dihadiri oleh kepala Dinas pendidikan & kebudayaan kepala sekolah, Komite para guru serta orang tua siswa, dalam acara tersebut di tampilkan kreasi seni siswa siswi, serta menggelar Bazaar murah hasil keterampilan siswa/siswi SMK Negeri 1 diadakan selama 3 hari mulai tanggal 26/5 sampai tanggal 29.
Drs.Toto marwoto S,pd, selaku kepala dinas pendidikan mengatakan kepada MR di sela kegiatan, ini merupakan sebuah momen untuk siswa siswi untuk mengapresiasi dari karya dia selama perjuangan selama mencari ilmu, dan juga pengembangan sikap dalam rangkainan untuk meningkatkan skill karena SMK itu sudah identi sebagai desainer midle
Artinya mereka itu sudah siap kerja, bukan siap pakai dan itu buat bekal mereka dengan adanya kegiatan semacam ini kita bisa merekpleksi satu model SMK yang mendapat apresisasi dari dunia usaha dan industri karena tidak kurang dari 100 siswa dari 400 siswa itu sudah di terima di satu perusahaan lebih lanjut menyikapi terkait BKK(Bursa kerja khusus) antara SMK Negeri dan SMK swasta tidak ada perbedaan, yang pada prinsipnya Negeri ataupun swasta, yang terpenting itu di standar proses, kalau standar prosesnya sudah membuat semacam licensi yang sama seperti dunia usaha dan industri pada saat uji kompetensi semua berlaku sama gak ada bedanya.
Terkait dengan kapasitas sekolah yang ada di Kabupaten Ciamis menurutnya masih cukup untuk menampung kelulusan dari SMP hanya yang jadi persoalan kita butuh semacam upaya dari semua lemen, masyarakat baik Negeri maupun swasta itu bisa meningkatkan nilai jual artinya yang bisa memberi sebuah nuansa kepercayaan kepada masarakat sehingga, bisa memberi kontribusi kepada peningkatan daya tampung baik itu sekolah Negeri maupun swasta yang kedua kita sudah membuat grend desain sudah mencoba membuat surat ke kementrian salah satunya kita membuat SLTA Satu atap itu merupakan terbosoan-terbobosan atau kiat yang akan kita bangun untuk mengatisipasi lonjakan peserta didik dari smp, tidak menutup kemungkinan mereka juga banyak yang keluar Kabupaten Ciamis, Rusdi harto S.pd selaku Wakasek kesiswaan. Lebih lanjut menuturkan terkait jumlah siswa yang di lepas tahun ajaran sekarang sebanyak 453 siswa terdiri dari program keahlian sebanyak 33 orang, akomodasi perhotelan 34 orang, jasa boga, 30 orang akuntansi, 165 orang, administrasi perkantoran 133 orang dan pemasaran 58 orang.
Lebih lanjut Drs.H.asep andhika gantina selaku koordinator BKK(Bursa kerja Khusus) SMK Negeri 1 Ciamis menjelaskan, sebelum lulus itu mereka sudah tersalurkan sekitar 26,8.3% belum lulus artinya mereka belum ada kelelulusan tapi mereka sudah dapat pekerjaan, diantaranya, BTPN, sebanyak 28 orang, PT. kahatek 8 orang Dept. Jogya 29 orang dept. matahari 4 orang, Polri/Polwan 1 orang PT. indokrama teknologi 3 orang ButiQ kayla 2 orang PT. Takagi cikarang 2 orang dan ke malaysia di PT infinon+western Digital sebanyak 8 orang dengan jumlah 101 orang yang melanjutkan ke perguruan tinggi sebanyak 18 orang ke UPI bandung. Lebih lanjut Drs .H.asep andhika berharap kepada pemerintah setempat tolong dibantu kami, pihak kami sudah bekerja sama dengan pihak Disnaker untuk penyaluran tenaga kerja, ungkapnya. >>Hr
