Sebanyak 30 provinsi telah menyalurkan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada triwulan pertama tahun 2012. Sedangkan tiga provinsi yakni Provinsi Aceh, Provinsi Papua, dan Provinsi Papua Barat sedang dalam proses pencairan.
Pada masa pencairan triwulan pertama ini telah dilakukan pada 9-16 Januari 2012 dengan dana yang telah tersalur mencapai Rp5,18 triliun atau 92,41 persen.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyatakan capaian 92,41 persen merupa-kan yang tertinggi dan terbaik sepanjang kurun waktu penya-luran BOS. “Ini adalah penca-paian tertinggi dan terbaik pada triwulan pertama penyaluran dana BOS 2012, juga terbaik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata M Nuh pada acara evaluasi penyaluran dana BOS melalui teleconference dengan tujuh provinsi di Indonesia di Gedung StationRoom, Kemendikbud, Jakarta, Senin.
Hadir mendampingi Men-dikbud Wakil Mendikbud bidang Pendidikan Musliar Kasim, Sekjen Kemendikbud Ainun Naim, Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemendikbud Suyanto, dan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Hamid Muhammad, Direktur Pembinaan Pendidikan SMP, Didik Suhardi, Kepala Pusat Informasi dan Humas, Kemendikbud Ibnu Hamad, dan lain lain.
Pada teleconference itu, hadir sejumlah rektor dan kepala dinas provinsi dari tujuh provinsi yaitu Provinsi Papua, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Kalimantan Barat, Provinsi Jambi, Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Menurut M Nuh, syarat terakhir sebelum dicairkan dana BOS adalah penandatanganan naskah perjanjian hibah (NPH). “Oleh karena itu, yang kita kejar dalam minggu ini adalah NPH-nya karena kalau sudah ada NPH secara formal sudah sele-sai semua tinggal waktu (transfer) dari bank ke rekening seko-lah,” ungkapnya. >>Eka L

