Bombana, (MR)
Pj.Bupati Bombana, Sulawesi Tenggara, Hj.Sitti Saleha, SE., M.Si mengukuhkan dan melantik pejabat struktural eslon II, III dan IV lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana, Selasa (3/1).
Pada pelantikan yang berlangsung massal kepada 769 pejabat, Sitti Saleha mengukuhkan dan melantik 30 dari 36 pejabat eselon II, sekaligus menanggalkan garuda dari dada 11 camat yang ditandai dengan dilantiknya camat pengganti.
Di antara Pejabat Eselon II yang dikukuhkan adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, H.Burhanuddin HS.Noy, SE., M.Si, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Rusman, S.Pd., M.Si dan Asisten I, Mahyuddin, S.Sos., M.Si. Sedangkan camat yang dicopot, masing-masing, Camat Kabaena, Darwis; Kabaena Barat Mohamad Yusuf, Kabaena Utara, Hernawati, SH; Poleang Barat, Asril, S.Sos, Poleang Tengah, Aimin, S.Sos.; Poleang Utara, A.Muh.Arsyad; Tontonunu, Muhulifu, Rarowatu, Zainal; Rarowatu Utara, Ponirin; Lantari Jaya, Dwi Asmoro dan Mataoleo, Silfatman.
Alimin dan Asril masih bisa bernafas lega, karena keduanya masih dilantik menjadi pejabat eselon III, sedangkan Muhulifu dan Hernawati diturunkan ke jabatan eselon IV, sementara yang lainnya ada yang kembalikan ke profesi sebelumnya sebagai guru. Selain mencopot kesebelas camat, Saleha juga melantik penggantinya, masing-masing, Mahwar, S.Pd menjadi Camat Kabaena, Daeng Pasorong, SE, M.Si (Kabaena Barat), Darwis, S.IP (Kabaena Utara), H.Mustafa, S.Sos (Poleang Utara), Anton Ferdinan, S.Pd (Poleang Barat), Drs.Andi Mapparennang, MM.Pd (Poleang Tengah), Burhan, SE., M.Si (Tontonunu), Alfian Pimpie, SH (Rarowatu), Awaluddin Madaeng, A.Md (Rarowatu Utara), Syahrullah, S.Sos (Lantari Jaya) dan Edi, S.Ag, M.Si (Mataoleo).
Dari pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Bombana ini, menyisakan enam kursi eselon II, masing-masing, kursi Asisten III, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.
Pelantikan juga memastikan Dua pejabat Eselon II, Muh.Rukisah, S.Pd dan Muh.Yusuf Lara menjadi nonjob karena instansi yang dipimpinnya, Dinas Kehutanan dan Dinas Pertambangan beralih menjadi instansi vertikkal, sengkan keduanya tidak terakomodir dalam pelantikan. Sementara Drs. Abdul Azis dan Drs.H.Muh.Suyuti masih bernasib baik, karena meski instansi yang dipimpinnya, Dinas Pendapatan Daerah dan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertania, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) dilebur pasca evaluasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) oleh Pemerintah Pusat, namun keduanya masih mendapat amanah dan dilantik masing-masing, sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
Dalam sambutannya, Sitti Saleha mengingatkan bahwa pengukuhan dan pelantikan dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan struktural setelah berubahnya nomenklatur perangkat daerah sesuai amanah PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Saleha mengharapkan, dengan dilantiknya para pejabat, dapat meningkatkan kinerja pemerintah daerah terhadap pelayanan publik. “Momentum ini menjadi langkaah strategis untuk memperkuat struktur organisasi kita ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra ini, mengingatkan, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi kinerja para pejabat, termasuk Camat dan lurah, sehinga Saleha menegaskan agar semua pejabat tetap fokus dalam menjalankan tugas.
“Saya kira, ini bukan akhir dari segalanya, setelah pelantikan pertama ini bagi kami dan Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan, red.) akan mengevaluasi dan menilai dari pada keinerja bapak ibu, mulai dari pejabat eselon II,III dan IV,” tegasnya. >>HT
