Tangerang, (MR) – Penyerahkan bantuan sosial sembako kepada warga di DKI Jakarta yang terdampak Covid-19.
Banyaknya keluhan terkait distribusi bantuan sosial sembako dan dana tunai untuk masyarakat terdampak Covid-19 membuat Kementerian Sosial terus berupaya mencari cara agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran. Data adalah kunci dari penyelesaian masalah tersebut.
Untuk memastikan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 benar-benar menerima bantuan sosial sembako dan dana tunai yang disalurkan pemerintah, selain akan membuka data penerima bantuan sosial, Menteri Sosial Jualiari P Batubara juga meminta kepada pemerintah daerah yang mendapat alokasi bantuan sosial membuka secara transparan daftar penerima bantuan. Sabtu (9/5/2020) kelurahan karang anyar menerima 1.267 paket sembako dari kementrian sosial yang di saksikan langsung oleh sekertaris kelurahan H Mochamad mochtar.dan di hadiri OPD DINSOS dan para PSM.RT.RW dan masayrakat setempat.
Lurah karang anyar SAPIIH.SIP menegaskan bantuan Sosial
Bagi Kemensos, upaya membuka daftar nama penerima bansos sembako dan dana tunai tepat sasaran merupakan langkah menciptakan transparansi dari penyaluaran bansos tersebut. Tepat Dengan cara seperti itu, otomatis masyarakat sendiri bisa saling mengawasi siapa penerima bansos. Harapanya, ketika melihat ada penerima yang tidak sesuai, masyarakat langsung protes dan memberikan informasi kepada pemerintah setempat, baik pimpinan rukun tetangga (RT) maupun rukun warga (RW).
”Jadi, kalau ada masalah bisa diselesaikan di situ. Masyarakat bisa mengadu kepada perangkat kelurahan atau desa,”jelas SAPIIH . Cara seperti itu diharapkan lebih efektif ketimbang bolak-bolak menanggapi keluhan dan berbagai komplain dari masyarakat. (Mrg/Jefferi)
