Penyalahgunaan Narkoba Meningkat BNK Majalengka TUTUP MATA

Majalengka,(MR)

SEJAK Operasi Antik Lodaya 2012 digelar Polres Majalengka, Satres Narkoba berhasil mengungkap berbagai kasus penyalahgunaan narkoba dan pelakunya turut diamankan. Satres Narkoba kembali berhasil meringkus Yayat Aruhiat (36) gembong pengedar ganja. Pria warga Desa Bojong Cideres Rt 03/02 Kecamatan Dawuan ini sudah lama menjadi TO petugas atas keterlibatannya mengedarkan ganja di daerah ini.

Dalam menjalankan bisnis haramnya, Yayat dikenal licin bagai belut. Usai mengedarkan barang haram tersebut, Yayat menghilang tak diketahui dimana rimbanya hingga petugas kesulitan meringkusnya. Liciknya Yayat tidak membuat Unit Satres Narkoba patah semangat. Berbagai strategi penangkapan pun diatur dengan menempatkan Kring Serse di titik tertentu. Ternyata strategi ini membuahkan hasil.

Senin sore di hari penangkapan, petugas menerima informasi menyebut Yayat sedang berkunjung ke rumah orang tuanya ke Desa Bojong Cideres. Begitu menerima informasi, Kasat Narkoba AKP Jaya Sofyan memerintahkan anggotanya menangkap buronan yang sudah lama dicari ini. Saat rumahnya digerebek petugas, Yayat mencoba kabur sembari membawa barang haramnya. Barang haram itu sempat disembunyikan di sebuah kandang ayam. Tak mau kehilangan buronan yang sudah di depan mata, petugas melakukan pengejaran. Yayat dibuat tak berkutik setelah petugas melepaskan dua kali tembakan peringatan. Saat diintogerasi petugas, Yayat menunjukkan dimana barang haram tersebut disembunyikan. Guna pemeriksaan lebih lanjut, Yayat bersama barang bukti berupa 14 paket ganja kering siap pakai dan 1 linting ganja disakunya digelandang ke Mapolres.

Kasat Narkoba Polres Majalengka AKP Jaya Sofyan ketika ditemui membenarkan kejadian tersebut. “Yayat masih diperiksa secara intensif, tidak menutup kemungkinan Yayat merupakan sindikat pengedar ganja di daerah ini,” ucapnya.

Maraknya tindak pidana penyalah gunaan narkoba didaerah ini mengundang keprihatinan berbagai pihak . Soalnya peredaran narkoba sudah merambah keberbagai lini. Sebelumnya Satres narkoba berhasil meringkus pengedar ganja oknum mahasiswa. Banyak pihak mempertanyakan keberadaan Badan Narkoba Kabupaten (BNK) Majalengka. BNK sangat berpotensi membantu aparat kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan narkoba didaerah. Sayangnya BNK Majalengka tidak diketahui dimana keberadaannya. Padahal ratusan dana dialokasikan guna menunjang kelancaran tugas BNK bersumber dari APBD. Kemana dana itu dialokasikan tidak seorangpun mengetahuinya ucap sumber yang tidak bersedia disebut namanya. >> Sunarto A

Related posts