Banyak Jalan Rusak, Dewan Marah

Sukabumi, (MR)
Banyaknya jalan rusak milik jalan nasional dan provinsi di wilayah Kota Sukabumi mendapatakan sorotan serius dari Anggota DPRD Kota Sukabumi.

Menurut Anggota DPRD Komisi II, Bayu Waluya mengatakan masalah pembangunan jalan sudah menjadi permasalahan klasik yang tidak pernah ada perubahannya. Jalan nasional di Jalan Bhayangkara, Suryakencana maupun RA Kosasih nampaknya sudah mulai mengelupas dan berlubang padahal belum lama ini sudah diperbaiki. “Berdasarkan aspirasi yang disampaikan warga dampak kerusakan jalan itu menyebabkan kerap terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan fungsi kontrol dan pengawasan sebagai anggota dewan sudah dijalankan, Pasalnya, pihaknya mengklaim sudah memanggil dinas terkait seperti Dinas Balai Pengelolaan Jalan II Provinsi Jabar dan Dinas perhubungan Kota Sukabumi untuk menjelaskan dan mencari solusi agar pembangunan jalan tidak seperti ini. “Sudah dua kali kami lakukan dengar pendapat dan hasilnya pihak terkait akan melakukan pertanggung jawaban,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak kepada dinas terkait agar secepatnya jalan yang kembali rusak atau berlubang untuk segera di perbaiki agar masyarakat merasa nyaman dan pengunjung merasa aman tinggal di Kota Sukabumi. “Koordinasi dengan pihak kontraktor karena sepengetahuan saya, selama 1 tahun masih dalam pengawasan dan pemeliharaannya,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Ketua Komisi II Yunus Suhandi menilai itu terjadi lantaran tidak pekanya pihak berwenang dalam melaksanakan pengawasan pembangunan bahkan pengaturan lalulintas kendaraan bertonase berat serta hal-hal lainnya yang mengakibatkan cepat rusaknya kondisi badan jalan raya. “Padahal jalan nasional itu  berkekuatan 23 ton dan provinsi 12 ton sementara yang melewati jalan tersebut di atas tonase yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Lanjutnya, fungsi pengawasan ini yang harus menjadi pekerjaan pihak terkait untuk menindak dan memberikan sanksi yang diberikan kepada pelanggar tersebut. Kalau terus dibiarkan dampak kerugian kepada masyarakat terus berlanjut. “Ini harus segera mungkin ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” ujarnya. >>Lelly

Related posts