Ratusan Rumah Warga Kurang Mampu di Bintan Akan Terenovasi

Naharudin Skretaris Dinsos BintanBintan, (MR)
Untuk mengurangi penderitaan masyarakatnya yang hidup dibawah garis kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Sosial Bintan, akan melakukan kembali pembedahan rumah yang kurang pantas ditempati bagi masyarakat yang tinggal di daerahnya. Sebanyak 450  Rumah Tak Layak Huni ( RTLH ) ditahun 2015 diseluruh wilayah Kabupaten Bintan, akan di renovasi ringan dan berat.

Menurut Naharudin, Skretaris Dinas Sosial Bintan, tiap tahunnya kami terus melakukan pembedahan berat dan ringan bagi rumah warga yang tinggal diwilayah Kabupaten Bintan, pada tahun ini seluruh kecamatan akan mendapatkan pembedahan seperti, Kecamatan Gunung Kijang 71 rumah, Teluk Bintan 46, Mantang 104, Toapaya 59, Bintan Pesisir 89, Sri Kuala Lobam 144, Telok Sebong 27, Bintan Utara 15 dan Kecamatan Tambelan sebanyak 28 rumah.

“Namun dari sekian ratus rumah yang ada, tidak semuanya akan dibedah tahun ini, sebab anggaran yang tersedia hanya sebesar Rp 3 miliar. Kemudian kita akan verifikasi mau ambil 450 rumah yang telah terdata, tentu kita liat kelayakannya yang diusulkan masya rakat kepada kelurahan, cocok tak yang menerima kriteria ini. Kalau cocok berarti kita prioritaskan yang teranggarkan, sisanya akan dilakukan pada tahun 2016. Kelayakan yang kami maskud, rumah beratap daun berdinding papan, dan rumah tersebut milik sendiri bukan rumah sewa,” Ungkap Naharudin diruangan kerjanya (24/2/2015).

Menurut Nahar, tiap rumah akan mendapatkan batuan dengan jumlah yang berbeda-beda, kalau rumah yang dilaut akan mendapatkan Rp 30 juta yang didarat sekitar Rp 20 juta, uang itu pun bukan lansung dikasih semua, tapi pakai sistim bertahap, “Cara penyaluran dana RLTH  langsung kerekening kelompok dan akan diawasi oleh tim pendamping yang kami merekrut dari  swasta. Tugas tim pendamping yang kami rekrut tersebut, agar selalu mengawasi pekerjaan, pembelian barang dan membuat laporan. Sebab Kita tak percaya bisa tak pemilik rumah membuat laporan pembelian barang dan pekerjaan,” katanya.

Nahar berharap, agar Rumah yang telah dibedah hendaklah ditempati oleh keluarganya. Jika setelah dibedah rumah tersebut tidak ditempati atau disewakan, maka pemerintah akan mengambil kembali rumah tersebut dan akan diserahkan kepada orang yang membutuhkannya. >>Doni

Related posts