KEPALA Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Anambas, Eko Sutarso optimis pembangunan jalan mulai dari Tarempa hingga Air Bini dan Temburun akan rampung pada tahun 2013 ini.
Proyek Pembangunan jalan terbagi menjadi 3 paket, yaitu jalan dari Tarempa-Rintis sejauh 5 KM dengan pagu anggaran Rp.8 Milyar, Rintis-Air Bini (Siantan Selatan) sejauh 8 KM memakan anggaran Rp.10 Milyar dan Rintis-Temburun (Siantan Timur) sejauh 8 KM dengan anggaran Rp.10 Milyar.
Pembangunan jalan tersebut menurut Eko adalah salah satu program prioritas yang akan dikerjakan, mengingat sudah beberapa tahun belakangan pembangunan jalan tersebut tidak pernah rampung 100%, sehingga kontraktor yang dipercaya untuk mengerjakan 3 paketan proyek tersebut harus masuk daftar blacklist. “Iya, kita akan usahakan sebaik mungkin agar pembangunan jalan tersebut bisa rampung tahun ini. Dan kita optimis bisa rampung akhir tahun anggaran 2013 ini,” ujar Eko dengan nada optimis.
Selain menyelesaikan pembangunan jalan, dirinya juga menjanjikan jalan tersebut akan dibuat senyaman mungkin. Dirinya akan memotong jalan di beberapa titik yang dirasa perlu. Akan tetapi ada kajian teknis mengenai pemotongan jalan. Pasalnya menurut Eko, jika pemotongan dilakukan tanpa kajian yang jelas, dikhawatirkan akan mempengaruhi bangunan yang terletak di kiri kanan jalan. “Tidak bisa langsung di potong begitu saja. Takutnya kalau kita potong, nanti pondasi rumah yang ada di pinggir jalan itu bisa terpengaruh. Makanya kita hitung-hitung dulu, kalau memang memungkinkan untuk dilakukan pemotongan, yah kita akan potong, karena demi kenyamanan memang seharusnya dipotong,” papar Eko.
Ditanya tentang kualitas jalan, Eko jug berjanji akan melakukan beberapa upaya agar daya tahan jalan lebih maksimal. Salah satunya adalah dengan membangun tembok penahan tanah di beberapa titik jalan yang riskan terjadi longsor, seperti jalan menuju Temburun. “Yah, kita akan bangunkan tembok penahan tanah, kalau memang diperlukan. Supaya jalannya tidak mudah longsor. Selain itu kita padatkan juga, supaya kualitasnya semakin baik,” janji Eko.
Selain itu, demi menjamin kualitas jalan sesuai dengan perencanaan, PU juga akan menyeleksi ketat pengawas yang akan mengawasi pembangunan jalan tersebut. Untuk pengawas, dirinya mencari pengawas yang sudah berpengalaman, minimal 3 tahun.
“Kita sedang lelang pengawas untuk 3 paket proyek tersebut. Kita mencari pengawas yang betul-betul kompeten dan berpengalaman untuk mengawasi, sehingga pembangunan jalan tersebut sesuai dengan perencanaan yang sudah kita buat,” papar Eko.
Eko juga menegaskan, jika nantinya didapati pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan standarisasi yang telah direncanakan, maka dirinya tidak segan-segan akan memperingatkan, bahkan memberhentikan pekerjaan tersebut. “Kalau tidak sesuai yah kita berhentikan. Mereka kan kerja untuk PU, jadi harus sesuai dengan perencanaan yang dibuat oleh PU. Kalau tidak sesui kita tegur, kalau tidak mau ditegur berhentikan,” tegas Eko.>> Sarma Haratua

