DESAS-desus bakal amburadulnya kegiatan pesta rakyat pemilihan anggota DPRD Natuna, 2014 mendatang, kini terjawab sudah. Usai memimpin apel akbar, memperingati Hardiknas yang ke 68, Bupati Natuna Ilyas Sabli, dengan tegas mengatakan, akan memplot anggaran, untuk membantu KPUD, demi suksesnya Pimilihan Legislative (Pileg) tahun depan.
Memang ada aturan yang melarang, agar Pemkab tidak membantu KPUD. Persoalannya, untuk Kabupaten Natuna, UU ini tidak bisa diterapkan, karena Natuna, Kabupaten terluar, kecamatannya dipisah-pisahkan oleh lautan luas. Jika Pemkab membiarkan hal ini, dipastikan Pileg 2014, tidak bakal berjalan mulus. Oleh sebab itu Dirinya siap ambil resiko, meski harus melanggar UU.
Persoalan ini juga telah saya sampaikan kepada Gubernur Kepri, ketika ada pertemuan dengan beliau. Sebab, tampa disokong dari dana APBD, KPU takkan mampu bekerja. Hal itu disebabkan dana yang diberikan KPU Pusat untuk KPU Daerah, tidak memadai. Mereka samakan daratan dengan lautan, mana bisa. Ujar Ilyas.
Pemkab Natuna, akan membantu KPUD, dana transportasi dan akomodasi. Nanti akan kita bahas dengan DPRD, mudah-mudahan APBD-P sudah bisa dimasukkan ke DIPA. Adapun besarnya dana hiba tersebut, kita belum tau, sebab KPUD sendiri belum mengajukan proposalnya. Saat ini kita pokus terhadap penyelenggaraan Pileg, aja dulu. Bagaiman caranya agar pelaksanaannya bisa berjalan lancer. Sebab sudah beberapa tahun, dengan UU yang sama, Pemkab tetap memberikan dana hibah, untuk menyokong suksesnya pilkada tersebut.
Mungkin ada pertanyaan, kenapa yang dibantu, akomodasi dan transportasi. Alasannya, Natuna dipisahkan lautan luas, butuh waktu berhari-hari jika harus mengunjungi kecamatan lain. Sebab, kapal sekali seminggu baru ada melintas. Tentu butuh penginapan, makan, dan biaya transfortasi selama melaksanakan tugas, baik memeriksa kesiapan anggota, maupun pengiriman logistic.
Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar. Politisi Partai PAN ini, meminta Bupati Harus berani ambil resiko. DPR, sipatnya menampung aspirasi, jika KPUD kekurangan anggaran, maka Pemkab sebagai eksekutor harus berani plot anggaran. Sebab semua partai berharap Pemilu berjalan lancer, damai sesuai ketentuan dan UU yang berlaku.
Persoalan kekurangan anggaran ini, telah sampai ke mereka, Oleh karena itu, Ia berharap Pemkab dan DPRD, sejalan membahas anggran. Nanti KPUD kita panggil, berapa dana yang dibutuhkan. Kita harus oktimis, Daerah harus dukung. Karena segala kepentingan dan kebutuhan Daerah harus di dukung legislative dan eksekutif.
Terkait adanya sejumlah pegawai duduki jabatan di KPUD, maupun Panwaslu, baginya tidak masalah, asalkan netral dan tidak berpihak satu sama lain, Sebab tidak ada aturan yang melarang pegawai tidak bisa jadi Panwaslu atau anggota KPUD. Diakuinya penyelenggaraan KPUD sudah turun dari Pusat, nanti akan kita lihat sejauh mana regulasinya, katanya. Yang terpenting saat ini, bagaimana caranya agar pemilu dapat berjalan tertib dan aman.
Sementara itu, Plt Ketua KPUD Natuna Zahardin, mengatakan Dana KPUD Natuna memang minim. Jika Pemerintah daerah tidak memberikan bantuan dana hibah, Pelaksanaan Pileg bakal tersendat-sendat. Sebab, sesuai geograpis, Dana bantuan dari KPU Pusat tidak mencukupi. papar Zahardin. Kendati demikian, Dia akan berusaha bekerja semaksimal mungkin. Hari ini kita pokus terhadap penyelenggaraannya dulu. Jika untuk penyaluran logistic 2014 nanti, kita berharap Pemerintah Pusat maupun daerah mau membantu. Untuk tahun 2013, PPK maupun PPS bisa bekerja maksimal.
Kita positif tingking aja, jika kita bilang pileg gagal atau jalan ditempat karena anggaran kurang, belum bisa dipastikan karena belum dilaksanakan. katanya usai menghadiri pelantikan PPK.
Sementara PPS belum dilantik dikarenakan anggaran tidak cukup. “Sebenarnya PPK dan PPS sama-sama dilantik, namun karena dana minim, ditunda dulu. Mereka datang dari Pulau-pulau, sementara yang di bantu hanya transportasi aja. Makan minum dan penginapan mau diambil darimana. Kalau perjalanan bisa satu hari mungkin tak masalah, paparnya. Ia berharap, Pemkab bersama DPRD mau membantu demi suksesnya Pileg 2014 mendatang. >> Roy

