Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengajak pemerintah Timor Leste membeli semen hasil produksi PT Semen Kupang untuk kebutuhan pembangu-nan di negara itu. Ajakan guber-nur disampaikan saat pertemu-an bersama Duta Besar (Dubes) Timor Leste untuk Indonesia Juvencio de Jesus Martins di Kupang, Kamis (18/8).
Juvencio bertemu gubernur NTT guna membahas kemung-kinan menjalin kerja sama bidang ekonomi yang saling menguntungkan. Menurut Gubernur, dalam pertemuan itu, Dubes Juvencio mengatakan negaranya bersedia mengimpor semen dari NTT. Namun, masih harus dibahas lebih lanjut oleh kementerian yang membidangi masalah perdagangan.
Semen Kupang pernah dipasarkan hingga wilayah itu ketika masih menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Semen Kupang yang dibangun sejak 1980 sempat kolaps pada 2008. Kini pabrik semen satu-satunya di NTT kembali berproduksi pada 17 Agustus 2011 untuk melayani kebutuhan semen di seluruh wilayah NTT. “Saya pikir kerja sama dengan RDTL dari aspek transportasi sangat-lah mudah. Bisa jalan darat dan bisa juga jalan laut,” kata guber-nur.
Terkait hasil pertemuan tersebut, Frans mengatakan akan menyampaikannya ke pemerintah pusat melalui Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan untuk ditindaklanjuti. “Kami berharap ada respons baik dari pemerintah pusat,” imbuhnya. Ia mengatakan, pembicaraan hubungan dagang antara NTT dan Timor Leste sebenarnya tidak terlalu sulit karena sesungguhnya warga kedua wilayah ini masih bersaudara, serta memiliki satu kultur. Banyak warga NTT memiliki saudara di Timor Leste maupun sebaliknya. “Saya selalu kata-kan di mana-mana bahwa NTT dan Timor Leste bersaudara. Kita hanya dipisahkan garis administrasi pemerintahan,” katanya. (Moses)

