Lingga (MR)
Dengan system demokrasi otonomi daerah menjadi hal yang baik bagi kesejahteraan daerah. Kabupaten Lingga misalnya, kabupaten yang di bentuk Pada Tahun 2003 silam tepatnya pada tanggal 18 Desember 2003. Dihitung pada tahun 2011 ini Kabupaten Ling-ga berusia 8 Tahun. Dan telah melaksanakan dua kali Pemili-han Kepala Daerah. Di usia yang 8 tahun jika di hitung secara psikolog bukanlah usia yang seimbang dengan daerah berkembang lainnya.
Wilayah yang di pimpin Bupati Drs. H. Daria yang memimpin selama dua periode ini boleh di bilang berhasil dalam beberapa sector pemba-ngunan, namun semua itu tidak terlepas dari peran serta masyarkat. Di periode yang ke dua sebagai daerah pemekaran dari Provinsi Kepri Kabupaten Lingga pada 2011 ini telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk pembangunan yang lebih baik.
Namun tidak asal tulis dari beberapa data yang kami lihat dilapangan beberapa bangunan Fisik sudah mulai terlihat di Lingga begitu juga dengan pertumbuhan Ekonomi yang sudah mulai Normal, terlihat dari berdirinya beberapa Pengu-saha Asal Lingga sudah mam-pu membuat terobosan baru dalam bisnis mereka dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lingga.
Di sektor Pendidikan sejak Pemerintahan Daria, Kabupaten Lingga banyak berdiri beberapa sekolah negeri dan swasta. Yang dulunya hanya ada tiga Sekolah Menengah Atas seka-rang sudah berdiri 2 Sekolah Negeri Kejuruan dan beberapa sekolah swasta lainnya. Untuk kesejahteraan guru honorer dan PNS di Lingga juga telah memberikan tunjangan kepada Guru Honorer dan PNS ( Insentif ) yang setiap tiga bulan di bagikan. Begitu juga dengan pendidikan di tingkat paling bawah sekalipun yaitu TPA dan PAUD. Selain itu di sector pendidikan ini juga Lingga telah memberikan beasiswa bagi Mahasiswa dan Pelajar SD hingga SLTP selain dari dana BOS dari Pusat. Serta bantuan fasilitas pendidikan lainnya.
Untuk Pembangunan sen-diri Lingga pada tahun 2011 ini akan melakukan pemekaran-pemekaran kecamatan yang sudah berjalan sejak awal 2011. Diantaranya ialah Kecamatan Lingga Utara yang ada di Sungai Pinang dan perbatasannya, Kecamatan Penuba, Kecamatan Singkep di wilayah Lanjut dan Kota, semua ini di lakukan untuk memberikan kesejahte-raan masyarakat. Dan sebagai bukti nyata kabupaten Lingga memperhatikan system peme-rintahan dari tingkat RT / RW sampai ke atasnya. Ini di buktikan dengan memberikan tunjangan berkala kepada setiap ketua RT dan RW serta Linmas, melalui dinas terkait.
Jika kita melihat di bidang Kesehatan Kabupaten Lingga tidak kalah dengan kabupaten yang lebih dulu berdiri pada tahun ini sudah berdiri 2 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terletak di Ibukota kabupaten dan Wilayah Pusat Penduduk Kecamatan Singkep yang merupakan jantung Kota di Kabupaten Lingga. Selain itu untuk masyarakat pesisir di pulau-pulau terpencil di Lingga telah berdiri Polindes dan Pus-kesmas hanpir di setiap Desa.
Wisata Bunda Tanah Mela-yu tak kalah pentingnya untuk suatu daerah namun dengan usaha maksimal Lingga telah banyak memberikan Prestasi di Bidang pariwisata. Dengan membuat bebrapa Kegiatan se level NAsional dan Interna-sional salah satunya Fishing Festival, Rampai Seni Budaya Melayu dan banyak lagi kegia-tan Wisata yang di tujukan untuk mempromosikan Wisata Kabupaten Lingga.
Namun terlepas dari semua keberuntungan segala kekura-ngan adalah momentum untuk kita semua bukan hanya Peme-rintah yang berperan tapi masyakat juga menjadi inti un-tuk keberhasilan suatu daerah. Gotong Royong Masyarakat sangat di butuhkan untuk pembangunan yang lebih baik lagi kedepannya. (Heri)
