MASYARAKAT dan Pemerintah Desa (Pemdes) Sukasari Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat, setiap tahunnya menjelang berlangsungnya pengolahan areal tanah pertanian, mengadakan Ritual Adat Sedekah Bumi berupa pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, yang disaksikan masyarakat desa setempat.
Digelarnya Ritual Adat Sedekah Bumi dengan hiburan Pertunjukan Wayang Kulit tersebut, berlangsung di prapatan Blok Gerdu Desa Sukasari, dihadiri unsur Muspika Arahan, para pamong desa dan masyarakat umum, yang sengaja datang untuk menyaksikan pertunjukan hiburan gratis Wayang Kulit Langeng Wijaya dari Desa Waru Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu, belum lama ini.
Kuwu Sukasari, Kuswadi, sesaat sebelum membuka acara Ritual Adat Sedekah Bumi kepada MR mengatakan, diadakannya acara adat dimaksud bertujuan untuk menanamkan rasa persatuan dan kesatuan serta memberi hiburan gratis kepada masyarakat, sehingga dalam pemanfaatan lahan pertanian bisa menguntungkan semua pihak, sesuai dengan petunjuk Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Pertanian yang bersangkutan.
Pagelaran Wayang Kulit Langeng Wijaya dalam acara Ritual Adat Sedekah Bumi, juga mengisahkan berbagai petuah tata cara bercocok tanam padi yang baik, sesuai dengan Pola Panca Usaha Tani, sehingga para petani dapat diharapkan memperoleh hasil produksi pertaniannya cukup berkualitas, untuk dapat meningkatkan status sosial ekonomi masyarakat Sukasari, ungkap Kuwu Kuswadi, didampingi Camat Arahan, H. Suratno, S.
Dalam kesempatan itu, Camat Arahan H. Suratno, S. Berpesan supaya masyarakat ikut berperan aktif dalam program pembangunan di desanya, diantaranya dengan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Suksara Desa lainya tepat pada waktunya. Sebab, partisipasi aktif dan swadaya masyarakat sangat mendukung suksesnya program percepatan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi, katanya. >> Abdullah

