Muara Enim,(MR)
PULUHAN Tenaga Kerja Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TB PP) meminta diangkatnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), kepada pemerintah kabupaten Muara Enim. Hal ini diungkapkan, Endrayani salah satu tenaga kerja THL-TB PP saat tanya jawab dalam kegiatan pertemuan teknis penyuluh pertanian dan temu karya sekabupaten Muara Enim, Di Gedung Lima Putri, Muara Enim, kemarin (11/10).
Endrayani mengungkapkan, saat ada 65 orang penyuluh yang berstatus Honorer. Harapannya mereka bisa diangkat sebagai PNS.”Kalau ada penerimaa Pegawai Negeri Sipil informasi kami untuk diadakan diprioritaskan untuk di angkat sebagai PNS,” tutur dia dihadapan Bapak Bupati Dan Tamu Undangan lainnya.
Bupati Muara Enim Ir.H.Muzakir Sai Sohar menanggapi permintaan tersebut, dan mengatakan, untuk pengangkatan PNS dari tenaga kerja Honorer harus ada persetujuan dari pemerintah pusat dalam hal ini,Menteri Pendayagunaan aparaur Negara. Sementara ini pengangkatan melalui APBD Muara Enim, agar bisa saling mendukung supaya keinginan yang terwujud sesuai dengan aturan yang ada. “Jangan Khawatir, kalau ada kesempatan dan sesuai dengan jurusan.jika ada penerimaan CPNS ikuti saja, akan diusahakan untuk diprioritaskan,” ujar Muzakir.
Pada tahun lalau sudah di ajukan kepemerintah pusat sebanyak 800 CPNS. Ini semua sudah menjadi ketentuan pemerintah pusat. Sementara itu, pertemuan teknis penyuluhan ini, kata bupati untuk menyamankan persepsi dalam mengembangkan penyuluhan sesuai dengan amanat Undang-Undang No 16 /2006, Tentang sistem penyuluhan pertanian perikanan dan kehutanan (SP3K). Utamanya dalam mengembangkan POS penyuluhan desa dimana penyuluh secara langsung berhadapan dengan gabungan kelompok tani dan petani. “Saya berharap kepada para penyuluh pertanian, perkebunan dan kehutanan dapat menyampaikan ide dan solusi terhadap masalah yang ada di lapangan dan juga menyamankan persepsi sebagai tugas pokok penyuluh di setiap daerah,” pinta Muzakir. Pertemuan penyuluhan ini di ikuti oleh 2.390 orang penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan Berserta kelompok tani dan tamu undangan lainnya. >> Guntur
