Kotamobagu, MR | Senin 21 Februari 2023 hiruk pikuk di pasar kota Kotamobagu seakan sepi pembeli dan penjual karena masih terdampak pasca Covid dan menjelang tahun politik yang kian mendekat, keadaan ekonomi belum stabil jika terus menerus demikian maka akan terjadi inflasi.
Terkait dengan inflasi di Kotamobagu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu berharap pemerintah untuk turun melakukan Operasi pasar.
“Ya inflasi di Kotamobagu hari ini agak tinggi dan perlu oleh pemerintah untuk melakukan operasi pasar sehingga mendorong agar masyarakat yang tidak mampu, masih bisa bertahan,” ujar Ketua Komisi Satu Agus Suprijanta, SE beliau adalah Anggota dewan dari Partai Hanura “hati nurani rakyat” yang memiliki peduli pada masyarakat banyak.
Suprijanta membenarkan adanya kenaikan berbagai bahan pokok di pasaran yang menyebabkan daya beli masyarakat menjadi lebih rendah.
Ditempat yang berbeda Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Sofyan Mokoginta,SH mengatakan pihaknya telah melakukan rapat dengan Walikota terkait Opas Murah dan demi menjaga kenaikan harga, Pemerintah akan selalu menggelar Operasi Pasar.
Semoga dengan adanya operasi pasar dan bantuan cadangan beras pemerintah sudah menyalurkan kemarin, itu berdampak untuk penurunan harga,” ucap Sofyan.
Pemkot Kotamobagu pada seminggu sekali rutin melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang bertujuan untuk pengendalian inflasi atau monitoring rutin harga bahan pangan yang di lakukan oleh Kemendagri.
Arahan dari Walikota Kota Kotamobagu sudah mengadakan operasi pasar dan akan ada penambahan meski operasi sudah berjalan lebih dari satu kali seminggu serta mekakukan sidak dan pemantauan setiap harinya, ” tegas Sekda Kota Kotamobagu”. ~NeniRadjab
