PEMALANG JATENG, [MR] – Dengan adanya cuaca yang sempat ekstrim serta hujan lebat disertai angin kencang yang sempat menyambangi beberapa tempat di Kabupaten Pemalang, salah satunya di Desa dan Kecamatan Warungpring, pada selasa [25\01\2022].Pasca hujan deras disertai angin kencang terjadi, telak, listrik pun ikut padam beberapa lamanya, di wilayah Pemalang selatan. “Ya mba… aku tadi masak nasi di kompor, listriknya nggak kuat mba,” Keluh seorang warga, TM.
Angin puting beliung berhasil menyapu dibanyak tempat di Kabupaten Pemalang. Hal ini membuat pihak PLN [Perusahaan Listrik Negara] Unit Pelayanan Jaringan [UPJ] Randudongkal ikut terkena imbasnya, mereka jadi sibuk.
Pasalnya, hingga beberapa hari pasca hujan yang cukup lebat disertai angin kencang, listrik belum juga stabil dan dibeberapa rumah mengalami drop atau tegangan rendah. Hal ini dapat menyebabkan alat-alat rumah tangga yang menggunakan tenaga listrik ikut terkena imbasnya. “Lampu kedap-kedip, sepertinya ada juga yang mati ga nyala lagi, belum lagi kami pakai kulkas, isinya banyak yang busuk, sudah dua hari ini saya juga masak nasi pakai kompor, biasanya saya pakai magicom,” Ungkap salah satu ibu rumah tangga lainnya, SM.
Sementara itu, ketika pihak UPJ Randudongkal dikonfirmasi terkait beberapa aduan terkait listrik dan cuaca ekstrim saat itu, Anggara selaku manajer atau kepala cabang Randudongkal memberikan penjelasannya. “Mohon maaf atas kondisi yang terjadi. Terima kasih atas informasinya. Sudah kami monitor, petugas sedang lokalisir penyebab gangguan akibat cuaca ekstrim, hujan deras disertai angin dan petir. Terima kasih. Informasi dari petugas lapangan cuaca ekstrim merata.” Paparnya saat dikonfirmasi melalui ponsel.
Menurut Anggara, petugas sudah diturunkan ke lapangan, bahkan PLN Randudongkal mendapatkan bantuan dari BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah] dan pihak DPU [Dinas Pekerjaan Umum] Kabupaten Pemalang.Ironisnya, pengaduan konsumen sejak selasa [25\01\2022] di Dusun Pamulian RT.10, diduga belum direalisasikan sepenuhnya, hingga berita ini diturunkan. Anggara beralasan, petugas masih sibuk dilapangan dikarenakan cuaca yang ekstrim. “Sementara supply utama dari Balapulang dalam recovery, sehingga daerah warungpring dan sekitarnya di supply dari pemalang. Petugas juga sedang manuver beban supaya seimbang & tidak drop tegangan,” Paparnya.
Kemudian, saat disinggung terkait kinerja PLN, butuh berapa lama untuk dapat menyala dan normal kembali listriknya. “Untuk kondisi padam, 3 [tiga] jam PLN harus segera menyala. Untuk pekerjaan penormalan secara kontinyu menyesuaikan kondisi operasional & cuaca. Terima kasih,” Kilahnya lagi.
Diketahui, setelah kondisi cuaca mulai reda konsumen melaporkan ada kabel PLN UPJ Randudongkal yang diduga terlihat putus, sayangnya hingga berita ini dinaikkan, diduga belum juga ditangani. Dalam kasus ini, PLN UPJ Randudongkal dalam kinerjanya diduga dan dianggap kurang tanggap serta terkesan lamban. Konsumen dalam hal ini mengalami beberapa kerugian, walaupun mungkin yang terlihat sementara hanya sebagian kecil nilainya. [SatriyoAdie]
