Kotamobagu, (MR) – Tim Pembina Adiwiyata Kota Kotamobagu, Rabu (16/6/2021) melakukan pembinaan terhadap SD Negeri 3 Moyag. Pembinaan bertujuan untuk memberi pemahaman bagi seluruh warga sekolah mengenai akan pedulinya terhadap lingkungan di sekolah. Dipimpin Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Irwan Paputungan, S.Pd
Di tahun 2021 Dinas Lingkungan Hidup kembali melaksanakan pembinaan sebelum dilakukannya evaluasi yang dijadwalkan pada bulan Juli 2021.
Evaluasi Adiwiyata memiliki tujuan mengedukasi warga sekolah khususnya siswa agar ikut serta menjaga kebersihan lingkungan, dengan mengedepankan partisipasi serta program tersebut agar dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Ketika dilakukan pembinaan Kepala SD Negeri 3 Moyag Elha Kolondam, S.Pd didepan tim mengungkapkan memang semenjak didaulat menjadi sekolah calon Adiwiyata tingkat Kotamobagu kami terus melakukan pembenahan secara periodik, seperti menata lingkungan dengan mengajak warga sekolah untuk mendukung apa yang menjadi program tersebut.
Pada kesempatan itu, Elha selaku kepala SD Negeri 3 Moyag juga berpesan kepada seluruh guru “Sekecil apapun yang diperbuat untuk menjaga lingkungan nantinya diharapkan berdampak bagi kehidupan dikemudian hari,” ujarnya.
Selaku Tim Pembina Adiwiyata Kotamobagu sekaligus dari LSM Lembaga Pemantau Pelayanan Publik Totabuan (LP3T) Reza David Wullur mengatakan Sebagai salah satu pendukung ramah lingkungan di Sekolah, kita juga harus menyediakan sarana dan prasarana di sekitar lingkungan hidup, seperti halnya tempat sampah organik dan non organik di setiap sudut kelas dan bank sampah.
Dengan adanya bank sampah, Reza menyakini akan mengajarkan siswa untuk lebih peduli untuk mengelola sampah. Yaitu sampah kertas dan koran yang bisa kita manfaatkan kembali untuk di jual dengan harga ekonomis.
“Sekolah juga dapat memanfaatkan daun-daun kering ataupun sisa-sisa makanan yang terbuang untuk dapat dijadikan pupuk,”tambahnya. (Neni)
