PENGURUS DPP DAN DPK GN-PK se-JAWA TENGAH, ADAKAN BUKA PUASA BERSAMA DAN SILATURAHMI

Semarang Jateng, [MR] – Telah diselenggarakannya acara silaturahmi dan buka puasa bersama antara pengurus inti, KSB (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) GN-PK (Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi) se-Jawa Tengah di sebuah hotel di Jalan MGR Sugiyo Pranoto no. 61 kota Semarang, Rabu (28\04).
Acara yang dimotori dan dipimpin langsung oleh Drs.Subroto,MH selaku ketua DPP (Dewan Pimpinan Provinsi) Jawa Tengah yang didampingi oleh sekretaris, bendahara dan Dewan Pembinanya. Serta dihadiri oleh semua pengurus inti DPK (Dewan Pimpinan Kota/Kabupaten) se-Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Subroto menyampaikan beberapa hal penting. Salah satunya adalah, adanya isu yang sedang viral akhir-akhir ini terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ketua GN-PK DPP Jawa Tengah. “Saya tegaskan, kalau sudah menyangkut nama baik GN-PK, saya tidak terima!!. Sampai manapun akan saya kejar”. Tegasnya, saat memberikan sambutan di podium.
Masih menurut Drs.Subroto,MH, bahwa dirinya merasa ada oknum yang ingin menjatuhkan nama baiknya selaku ketua dan menggulingkan kepemimpinannya. Dalam hal ini sebenarnya, dia baru saja mengajukan permohonan SPj (Surat Pertanggungjawaban) kepada bebeberapa kepala Desa di Kabupaten Banyumas. Namun menurutnya, oknum kades tersebut terlihat seperti ketakutan, yang akhirnya sebelum dilaporkan, oknum kades tersebut melaporkan lebih dulu dengan dalih pemerasan, Ungkapnya.
Dilain hal, Subroto menambahkan, untuk kepengurusannya di Jawa Tengah dia meminta agar segera diadakan serah terima jabatan, untuk kepastian, legalitas dan tertib administrasi sesuai yang tertuang dalam AD/ART GN-PK, termasuk seragam. “Saya berharap agar segera dilaksanakan serah terima jabatan, dari pengurus lama ke pengurus yang baru”. Pintanya.
Kedepannya, Subroto mewacanakan program-program yang dianggap sangat penting dan dibutuhkan dalam GN-PK. Yaitu, pentingnya MoU dengan pihak Polda Jawa Tengah dan sekaligus bekerjasama dengan satgas (Satuan Tugas) UPP (Unit Pemberantasan Pungli) dan segera akan dipenuhi kepengurusan di semua kabupaten/kota di Jawa Tengah, minimal 25 DPK, nantinya agar bisa mencapai 35 DPK di Jawa Tengah.
Drs.Subroto,MH menekankan, pentingnya apabila bergabung di GN-PK. Setidaknya ada 3 hal yang harus dipenuhi, yaitu, kemampuan, kemauan dan keberanian. Tanpa itu, tidak akan berjalan secara maksimal. [SA.1\BR]

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.