Kotamobagu, (MR) – Setelah mengalami kebakaran pada 30 Januari 2020 gedung sekolah SDN 1 Motoboi Besar, di Kota Kotamobagu belum saja di sentuh oleh pemerintah untuk diperbaiki.
kebakaran yang melanda sekolah tersebut sudah hampir satu tahun yang lalu. Terdapat 6 ruangan yang terbakar sama sekali belum mendapatkan bantuan untuk renovasi.
Maabi Paputungan, S.pd selaku Kepala Sekolah SDN 1 Motoboi Besar terpaksa harus gabung ke SDN 2 Motoboi Besar untuk berbagi ruangan dan jam pembelajaran.
Menurutnya kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Selain ruang kelas, aset aset dan dokumen penting yang ada seperti kursi, komputer dan buku-buku ikut hangus terbakar.
Pada kesempatan ini Maabi sangat berharap agar Pemerintah daerah ataupun Provinsi bahkan Pusat dapat membantu biaya perbaikan sekolah SDN 1 Motoboi Besar dan beliau juga berharap adanya bantuan biaya dari perorangan, kelompok maupun perusahaan yang ingin ikut memberikan bantuan agar masa depan pendidikan anak-anak bisa terus terlaksana dengan baik.
“Saya berharap dari pemerintah daerah,provinsi ataupun pusat untuk dapat memberikan bantuan kepada sekolah kami agar anak-anak nantinya dapat belajar dengan tenang dan belajar mengajar terlaksana dengan baik,dan semoga ada dari pihak manapun yang dapat memberikan sedikit bantuannya juga.” ujarnya. Namun menurut Kadis Pendidikan Kota Kotamobagu Rukmini Simbala, MAP bahwa anggaran atau bantuan tahun ini belum mencukupi sehingga nanti dianggarkan tahun 2021. (Neni)
