Jawab Klarifikasi, Ini Pengakuan Ivan.

 

Natuna(MR)- Meski sudah dijawab lewat surat terbuka, namun KNPI, PP dan Sekretaris RT,RW, tetap mengharapkan Ipan, bisa hadir secara langsung untuk melakukan klarifikasi Jumat sore 21/02/2020 di Ranai Sequer.

Ivan Hadir dan melakukan klarifikasi adanya dugaan “menjual” nama masyarakat Natuna dalam kegiatan syukuran itu.

Ini hanya kesalahpahaman saja. Pasalnya, segala randown kegiatan telah diatur langsung oleh pihak BNPB, mulai dari desain sepanduk, kata sambutan MC, hingga persediaan makan minum bagi para undangan.

“Soal penggunaan nama masyarakat Natuna itu juga atas arahan BNPB kepada kami panitia,” ujarnya.

Ia menjelaskan dirinya tidak sepenuhnya mendapat bantuan dari pihak BNPB, melainkan hasil patungan dari yayasan yang Ia punya, yakni Natuna Institut, dan sumbangan dari Hamba Allah.

Kendati demikian, Ipan mengakui kesalahannya dengan tidak melibatkan Ormas maupun Organisasi Kepemudaan lainnya dalam kegiatan acara.

“Memang kita tidak menghubungi komite pemuda, jadi kalau ada yang bisa masak atau kerja, ya kita minta bantu saja,” imbuhnya.

Terkait sejumlah poin aspirasi masyarakat,ada “kong kalikong” dari panitia, Ipan kembali membantah.

Pihaknya hanya melakukan inisiatif meralat dan menambahkan poin, agar nantinya siapa saja masyarakat bisa membacakan didalam acara kegiatan.

“Sebagai panitia saya harus mempersiapkan apa yang dibutuhkan, termasuk drafnya. Apakah sudah siap . Nyatanya belum, maka saya siapkan alternatif kalau nanti beliau-beliau ini tidak hadir, masyarakat lain bisa membacakannya,” ujar Ipan.

Dalam hal ini, Ipan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Natuna yang dinilai adanya kesalahpahaman dalam kegiatan acara syukuran BNPB di Gedung Srindit Ranai, beberapa waktu lalu.

Bahkan kata Ivan, Ia bersedia mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum jika terbukti bersalah memanfaatkan kegiatan demi kepentingan pribadi ataupun kelompok.

“Jika masih ada yang tidak terima dengan penjelasan saya, saya siap bertanggungjawab di mata Hukum, dunia, maupun di akhirat,” tegasnya.

Pengakuan saudara Ivan berbanding terbalik dengan peryataan teman sejawatnya Cerman.

Cerman mengaku jika acara tersebut lewat EO, Ivan yang ngurus, dan randown kegiatan sudah berubah-ubah. Karena pemberian plakat atas nama masyarakat tidak masuk dalam agenda acara.

Bahkan dalam surat terbuka dirinya mengatakan dana patungan dan sumbangan hamba Allah, tapi saat pemaparan dana tidak semua dari BNPB.Lalu timbul pertanyaan mana yang benar.

Ketua PP Natuna Fadillah mengaku akan melaporkan Ivan ke Polres Natuna, karena terkesan “menantang”. Ivan telah meminta maaf kepada masyarakat banyak, namun diakhir perkataannya, Ia berucap, jika tidak puas silahkan tempuh jalur hukum. Oleh sebab itu kami berencana akan melaporkan Ivan hari ini, ucapnya./Roy.

Related posts