Kadisparbud, Ajak Wartawan Kenalkan Pesona Wisata Natuna.

Natuna(MR)-Kepala Dinas Parawisata  Dan Kebudayaan Handinansyah, mengajak insan media lokal maupun nasional, melihat destinasi wisata di Kabupaten dijuluki mutiara diujung Utara.

Puluhan wartawan bergerak menuju  Tanjung Datuk yang memiliki  pesona luar biasa. Pantai dipenuhi batu granit besar ,merupakan  destinasi  Geopark Natuna, sekitar 45KM dari pusat kota Ranai.

Beberapa Media nasional yang meliput WNI dari Wuhan di observasi di Natuna, merasa tertantang  untuk menjajal  destinasi wisata Natuna.

Angin kencang disertai deburan ombak, silih berganti menghempas bebatuan besar di tepi pantai. Pemandangan  itu tidak disia-siakan sejumlah awak media. Mereka langsung meraih kamera untuk berselfi ria.

“Ini salah satu kawasan Geopark Natuna, ucap Hardiansyah didampingi Asisten III Izwar Aspawi, sekaligus Ketua Geopark Natuna. Jumat 07/02/2020.

Pemandangannya luar biasa, sayangnya lokasi tersebut masih milik masyarakat. Jika Pemkab mau mengganti  rugi ,tentu memakan waktu dan biaya besar, bahkan prosesnya pasti lama.

Pemerintah berharap, agar masyarakat pemilik lahan mau bekerja sama dengan investor . “Kalau dapat lahannya jangan dijual, tapi bagi hasil saja.ucapnya.

Tetapi, masyarakat kita mau instan. Mereka hanya ingin lahannya diganti rugi. Sementara Pemerintah daerah punya keterbatasan soal anggaran .

Hal senada juga dikatakan Izwar Aspawi, langkah awal dilakukan pemerintah daerah melakukan Observasi, pemberdayaan masyarakat, sosialisasi kepemilikan lahan.

Pemkab Natuna juga telah mengusulkan pembangunan bandara  bertarap internasional, nantinya aksesnya bisa digabungkan dengan kapal pesiar. Untuk Atraksi kebudayaan daerah, sudah ada, selanjutnya memper siapkan sarana prasarana, dan tata cara
Pengelolaannya. Uniknya Natuna bukan hanya memiliki  geopark tapi kita punya GEO Site. Kami berharap, Kementerian Parawisata bisa hadir di Natuna sebagai wujud kepedulian bahwa Natuna bebas dari Virus Corona. Dengan demikian Destinasi Natuna semakin berkembang, dan wisatawan tidak takut untuk datang. ucapnya.

Usai menjajal indahnya wisata Natuna, para awak media melanjutkan perjalanan untuk menunaikan sholat Jumat, dan dilanjutkan makan bersama.

Kemudian dilanjutkan  penelusuran, pantai Senubing.Pantai dengan pesona batu granit raksasa itu, tidak kalah indahnya dengan pantai Tanjung Datuk.Bahkan dari atas ketinggian, terlihat jelas pulau semoga, pulau terdepan NKRI,

Sayangnya keindahan destinasi pantai Senubing, bernasib sama dengan Tanjung Datuk. Sebab akses ke lokasi masih memprihatinkan . Kendalanya masih  milik masyarakat Tempatan. Sehingga sulit untuk dikembangkan .

Usai meninjau pantai Senubing, rombongan menelusuri Pulau akar. Pulau berjarak +35 km dari pusat kota Ranai.

Kami menghimbau  bagi masyarakat luar yang ingin merasakan sensasi wisata di Kabupaten Natuna silahkan datang, anda tidak akan menyesal.

Hadir dalam giat itu sejumlah pengurus Geopar Natuna, sekretaris DLH Dr Faisal, dan puluhan awal media./Roy.

Related posts