Bandung, (MR)Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat pada Tahun Angaran 2018 Ttlah menyalurkan perangkat komputer ke SMA yang ada di 27 Kabupaten/Kota, sebanyak 115 Sekolah penerima perangkat komputer tersebut merupakan hasil verifikasi atas usulan kebutuhan dari Sekolah, juga usulan dari cabang Dinas mengingat secara kuantitas jumlah masih banyak Sekolah yang membutuhkan perangkat komputer tersebut guna persiapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Memang perangkat komputer tersebut sangat dibutuhkan oleh pihak Sekolah, selain untuk menghadapi UNBK, perangkat komputer tersebut juga diperlukan untuk ulangan Semester.
Dengan beralihnya SMA/SMK dari Kabupaten/Kota ke Provinsi masih ada ketimpangan antara Sekolah yang ada di perkotaan, dengan Sekolah yang ada di pedesaan terkait sarana prasarana penunjang, sehingga dipastikan seluruh Sekolah diprovinsi Jawa Barat dapat mengikuti UNBK pada tahun 2019, karena dari pantauan wartawan Media Rakyat, masih banyak Sekolah khususnya yang ada di pedesaan mengalami kendala walaupun perangkat komputer sudah ada, terkadang listrik serta sinyal juga jadi kendala tersendiri, ini yang harus diantisipasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar UNBK berjalan Lancar.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Provinsi Jawa Barat Ir. H. Yesa Sarwedhi Hamiseno,M.pd.berharap, “kepada Sekolah penerima perangkat komputer tersebut agar bisa dipelihara, dimanfaatkan, juga tidak hanya digunakan untuk UNBK saja, bisa digunakan untuk ujian semester, dapat digunakan untuk proses belajar mengajar, praktek dan sebagainya. Untuk alokasi anggaran pekerjaan sesuai DPPA kegiatan Tahun 2018, dan telah disampaikan/diumumkan pada System Informasi Rencana Umum Pengadaan Barang/Jasa (SIRUP),” jelasnya.
Lebih lanjut, “untuk distribusi barang dikirim oleh pihak perusahaan PT Air Mas Perkasa ketitik bongkar yang telah ditentukan dalam surat perjanjian kerja yang telah disepakati, dan didistribusikan ke sekolah calon penerima bantuan, kegiatan tersebut sudah sesuai Perpres Nomor 54 Tahun 2010, beserta Perubahannya dan Perka LKPP mekanisme pengadaan purchassing/e-catalog, begitu juga terkait merek komputer Lenovo dengan layar monitor 19,5 inch, masing-masing Sekolah mendapatkan 20 unit komputer beserta server,” paparnya.
Banyak Pihak berharap kedepannya agar Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat terus memberikan bantuan perangkat komputer ke sekolah, karena secara kuantitas jumlah masih banyak Sekolah yang membutuhkan perangkat komputer tersebut untuk menunjang proses belajar mengajar. Terkadang pihak Sekolah dengan keterbatasan sarana komputer itu sering menyuruh para Siswanya untuk membawa laptop ke sekolah, sehingga menjadi hambatan tersendiri karena tidak semua Siswa memiliki letop.
Selain perangkat komputer yang harus dipikirkan juga solusi sarana pendukung dari pada perangkat tersebut, seperti genset untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu PLN diwilayah Sekolah aliran listriknya terganggu, dapat diantisipasi dengan genset tersebut, tidak semua Sekolah mampu untuk membeli mesin genset dengan kapasitas yang memadai karena tidak punya anggaran, harus ada upaya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengantisipasinya agar saat UNBK berlangsung nantinya tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan. >>Muhamad Arison
