Garut, (MR)Berkaitan dengan program Bapak Presiden RI Joko Widodo yang diamanatkan kepada Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional di Jawa Barat sebanyak 1.270.000 ribu bidang tanah dan termasuk di Kabupaten Garut tahun 2018, “kita mendapat target pembuatan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) 62 ribu bidang tanah,” ungkap Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Garut Hayu Susilo belum lama ini diruang kerjanya.
Lebih lanjut, “mengenai program PTSL tahun 2017 BPN Garut hanya 6000 bidang tanah dan dan tahun ini adalah merupakan tugas kita di BPN dan sudah kita selesaikan dengan baik, jadi semua tim kerja untuk Pendaftaran Tanah Sistematik Secara Lengkap (PTSL) selalu giat siang dan malam memberikan pelayanan dengan harapan dapat berjalan lancar, kita tetap bekerja sesuai dengan standar operasional dan mengenai target tahun ini alhamdulillah bisa kita selesaikan dengan baik, tentang PTSL ini kita harus mencapai target hingga waktu Oktober-November ini sudah 80 persen, target harus selesai,” katanya.
Seperti apa kendala yang ada saat ini, menurut Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Garut adalah kendala yang dari dulu sama masalahnya. Yaitu masih banyak masyar-akat yang belum melengkapi persyaratan dan itu semua tergantung kelengkapan atau persyaratan, PTSL ini bisa berjalan harus didukung dari Kantor Desa dan masyarakatnya menyiapkan kelengkapan yang terkait dengan program PTSL ini.
Menurut Hayu Susilo, “tahun ini tim PTSL di Kantor ATR/BPN ini sudah mempersiapkan 4 tim dan masing masing mempunyai target tersendiri dan dan saya berharap tim ini perlu kerjasama yang solid dan saling mempunyai komitmen yang kuat dan harmonis yang tidak saling menyalahkan siapapun dengan demikian program ini bisa berjalan dengan lancar, sebagai pimpinan juga setiap memonitoring dan mengevaluasi berjalannya PTSL ini,” tuturnya.
“Untuk suksesnya pelaksanaan PTSL ini semua tim membutuhkan kesabaran dan sudah kita buat surat pernyataan sanggup tidaknya untuk bisa menyelesaikan pekerjaan dan kita bekali pengetahuan sesuai dengan tugasnya masing-masing, saya berharap kepada masyarakat untuk mengurangi beban atau kendala maka masyarakat dapat melengkapi persyaratan yang lengkap untuk mendukung lancarnya proses pembuatan sertifikat ini,” katanya. >>Damanik/Adhie JBO
