Kediri, (MR)Institusi Swasta maju yang berada di Desa Puhrubuh kecamatan semen, Kediri. Merupakan pendidikan Seko-lah Dasar Islam Plus yang di pimpin oleh M.Ali Mansyur. S.Pd.I. Beliau sangat kopeten dibidangnya & profesional, SDI Plus yang diPimpinnya maju, dan termasuk Lembaga Pendidikan yang berkarakter, beraklak, bemutu.
Kemajuannya sangat cepat, jumlah siswa mencapai 200 lebih, bahkan hasil survei dari tahun ke tahun perolehan Peserta Didik selalu meningkat. Pertanda tingkat kepercayaan masyarakat luas semakin tinggi. Yayasan Islam Hidayatut Thullab ,baik Putra Putri Pendidikan SD, SMP, SMA dijamin bisa menguasai pendidikan formal & ilmu agamanya dengan sempurna. Didukung oleh fasilitas sarana prasarana yang baik, yayasan akan siap melaksanakan amanah Masyarakat.
Mempunyai metode-metode dengan sistim beda dengan yang lainnya, lebih perhatian & sangat peduli pada anak didiknya, serta pengawasan 24 jam dari Pengasuhnya. Pendidikan Hidayatut Thullab mempunyai banyak keunggulan salah satunya ketika belajar wajib santri (pelajaran Diniyah Pondok & pelajaran umum SD/SMP/SMA ada Guru Pembimbing yang difungsikan untuk mengawasi & membimbing pembelajaran.
Satu lagi kehebatan dari SD Plus cukup belajar di SD Plus tanpa harus mengaji di TPA/TPQ karena kurikulum Diniyah SD Plus sudah meliputi pelajaran, diantaranya menulis, membaca, iqra’Al-qur’an, &khot bahkan ditambah pelajaran figh, aqoid, adab, praktek ubudiyah .Sungguh sangat moderen, & memadai, tetap mengikuti perkembangan Standart Nasional. Bahkan dalam pembiayaan relatif sangat terjangkau pada masyarakat kecil.
Yang paling penting bila Putra Putrinya ingin dibesarkan disini, harus ada niat dulu bahwa punya keinginan menjadikan anak baik sempurna bidang aklak maupun tentang keagamaan Islamnya. Yayasan Hidayatut Thullab akan selalu siap melayani yang terbaik untuk masa depan yang gemilang. Yayasan Hidayatut Thullab di asuh oleh KH.A.Yasin Asymuni.
Kemudian yang perlu diketahui Masyarakat luas sistem, metode yang diberikan sudah sesuai standart nasional, secara otomatis tentang pembentukan karakter anak sudah mengalir mudah sebagai kebiasaan kesehariannya. Masyarakat perlu mengetahui kegiatan-kegiatan pembelajaran. Bangun pagi, jamaah sholat Shubuh, mandi persiapan sekolah formal, sarapan & sholat dluha, mengikuti pelajaran baik SD, SMP, SMA hingga selesai, jamaah sholat Dluhur, MHT pulang bagi SD.
Selanjutnya bagi SMP & SMA jamaah sholat ashar, maghrib, mengaji, belajar kelompok, isya’, musyawarah, terakhir istirahat secara disiplin. Bentuk kegiatan-kegiatan ini sudah kebiasaan rutin bagi para santri. Dengan waktu yang sudah, uji, terukur, tertata bisa menjadikan anak profesional di bidangnya. Sehingga setelah lulus nanti Putra Pitria Hidayatut Thulab tetap bisa terinspirasi, membiasakan ketika sudah menjadi bagian dari masyarakat. >>Ags
