Orang Tua Murid SDN Cipedang IV Mengeluhkan Pemangkasan Dana BSM

Kab. Indramayu, (MR)
ORANG tua murid SD Negeri Cipedang IV Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat, mengeluhkan adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan pihak sekolah, yang memangkas Program Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) Tahun Pelajaran 2017/2018, yang dirasakan sangat merugikan orang tua murid dari Keluarga Miskin atau yang ekonominya tidak mampu.
Informasi yang dihimpun Media Rakyat menyebutkan, 24 siswa SD Negeri Cipedang IV mendapatkan dana BSM per siswa senilai Rp 450.000, tetapi uang itu tidak sepenuhnya diterima para siswa. Justru pihak sekolah terindikasi melakukan Pungli berupa pemangkasan Dana BSM per siswa Rp 75.000. “Kami tidak mengerti mengapa pihak sekolah campur tangan soal Dana BSM yang menjadi hak siswa miskin,” ujar sumber.
Kepala SD Negeri Cipedang IV, Suha Hermawan, S. Pd.I., M.M. Pd. sewaktu dikonfirmasi Media Rakyat diruang kerjanya Rabu siang, dia mengakui adanya pemangkasan Dana BSM tersebut. “Kami melakukan pemangkasan Dana BSM per siswa senilai Rp 75.000.  untuk tabungan Rp 25.000. dan untuk biaya pengurusan Adminitrasi pencairan Dana BSM Rp 50.000, tetapi itu berdasarkan musyawarah para orang tua murid,” kelitnya.
Kalau tudingan pemangkasan Program Dana BSM di SD Negeri Cipedang IV sebuah kenyataan, maka pihak Dinas Pendidikan Indramayu diharapkan segera turun tangan untuk memberikan pembinaan dan bimbingan teknis mekanisme pendistribusian Program tersebut, sehingga tidak lagi terdengar adanya informasi negatif yang dapat merusak citra profesi guru ditengah masyarakat. >>Mano S

Related posts