Pj. Bupati Bombana Soroti Terkikisnya Budaya Gotong Royong

Bombana, (MR)
Pj.Bupati Bombana,Hj.Sitti Saleha, SE., M.Si menyoroti terkikisnya budaya gotong royong di masyarakat. Parahnya lagi, kata dia, terkikisnya budaya gotong royong tidak hanya melanda masyarakat, tetapi juga telah merambah di tubuh pemerintah.

“Sejak saya menjabat (sebagai Pj.Bupati, red.), kurang lebih enam bulan, saya lihat ini kegotongroyongan, kebersamaan, sudah terkikis. Mulai di tubuh organisasi pemerintah sampai kepada masyarakat. Itu fenomena yang terjadi saat ini”, kata Saleha dalam sambutannya pada Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGR) ke-14 dan Hari Peduli Sampah Nasional (hpsn) yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Bombana, Senin (27/2).

Karena itu, kata mantan Kadis Pendapatan Daerah Kabupaten Bombana ini, melalui pencanangan BBGR diharapkan menjadi memomen untuk kembali membangun kebersamaan di semua jajaran pemerintahan.
“Bagaimana kita mencoba untuk kembali membangun kebersamaan melalui kegotongroyongan. Mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai tingkat kabupaten,” tambah Saleha.

Menurutnya, dengan terabaikannya nilai-nila kegotongroyongan membawa dampak pada terkikisnya jiwa persatuan di masyarakat.

Karena itu, lanjutnya, budaya gotong royong sangat penting untuk dilestarikan dan ditingkatkan sebagai upaya untuk menghilangkan disintegrasi sosial dan melahirkan rasa persatuan.

“Saya minta kepada kita semua yang hadir untuk meningkatkan kedisiplinan, kebersamaan dan kegotong royongan. Melalui kegotongroyongan ini, adalah untuk sebagai alat perekat dan pemersatu di antara kita,” ujarnya. >>HT

Related posts