Tanggamus Lampung, (MR)
Masyarakat Pekon Tampang Tua Kecamatan Pematang Sawa Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung gerah atas tingkah oknum Kepala Sekolah SD Negeri 1 Tampang Tua yang diduga tidak pernah ngantor selama dilantik sebagai Kepala Sekolah SD Negri 1 Tampang Tua.
Sember menjelaskan, semejak pergantian Kepala Sekolah yang lama dengan yang baru, hingga keni Kepala Sekolah SD Negri 1 Tampang Tua yang baru (BM) sudah berapa bulan ini tidak pernah masuk dan tampa alasan yang jelas, kami sebagai wali murid sangat kecewa dengan kelakuan oknum kepala sekolah tersebut,
“Kami sebagai rakyat taat bayar Pajak dan pemerintah dalam membayar gaji Kepala Sekolah itu dengan uang pajak, arti nya uang kami Rakyat juga yang menggaji oknum Kepala sekolah itu, dan kami sangat kecewa dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus yang membiarkan oknum Kepala sekolah yang mengabaikan tugas nya hingga makan gaji buta. ungkap nya dengan nada emosi
Hal Senada juga disampaikan oleh guru tenaga pendidikan di SD Negri 1 Tampang Tua saat di komvirmasi oleh Wartawan Koran ini, “Pak Kepsek memang tidak pernah masuk, bahkan segala urusan sekolah kami hedel sendiri, mau urusan kegiatan belajar mengajar atau pun urusan Dinas Pendidikan, bagai nama sekolahan ini mau maju sedangkan Kepsek nya tidak pernah masuk, apa lagi tenaga pendidik di sini cuma berlima ternasuk kepala sekolah, PNS nya ada dua ,honorer nya ada dua, Perlu Bapak tau Dana BOS pun kami tidak tau jumlah nya dan dibelnjakan untuk apa. Ujarnya
Sementara, Kepala Sekolah SD Negri 1 Tampang Tua saat dihubungi via seluler, oknum Kepsek tersebut hanya menjawap,ini siapa dan saat diberi tahukan kalau yang sedang menghubungi nya adalah Wartawan, oknum Kepsek tersebut lansung matikan pensel nya tampa basa basi.
Dengan ada nya dugaan oknum Kepsek tersebut diharapkan Plt Bupati Tanggamus Lampung Hi.Samsul Hadi. diharapkan menindak tegas kinerja Kepala Sekolah yang diduga tidak pernah masuk kantor, karena sungguh ironis apa bila sang pimpinan sekolah selalu tidak berada ditempat, dan kita sangat meragukan mutu pendidikan bila kepsek tidak pernah berada dikantor. >>Irawan
