Halut, (MR)
Kepala SD GMIH Kailupa, desa Kailupa, Kecamatan Loloda Utara, Halmahera Utara, berinisial YCM, alias Yul, ditengarai telah menyelewengkan dana Bantuan Operasional Sekolah atau dana BOS dan dana Bantuan Siswa Miskin.
Ini dapat dibuktikan dengan keluhan dari sejumlah orang tua yang enggan namanya dikorankan bahwa sudah sekian lama anak mereka yang namanya tercatat sebagai penerima dana BSM tidak menerima dana tersebut.
Selain itu ada juga siswa, alumni SD ini yang sudah 2 tahun hingga saat ini tidak menerima ijazah mereka karena Kepala Sekolahnya, Yul, tidak berada di tempat dan lebih banyak berada di Tobelo entah urusan apa.
Sementara itu Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Halut, Suwarno Tongotongo saat dikonfirmasi media ini, beberapa waktu lalu, (18/01), mengungkapkan bahwa ia sangat prihatin atas persoalan ini dimana ada Kepala Sekolah yang menyusahkan anak didiknya sendiri. Suwarno pun berjanji akan melakukan pengecekan atas masalah ini dan menunjukkan Plt Kepala Sekolah sehingga proses kegiatan belajar-mengajar bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Terkait dugaan penyelewengan dana BOS dan BSM, Suwarno pun akan melakukan pengecekan dan jika benar terjadi maka akan dilimpahkan ke pihak berwajib karena ini sudah termasuk praktek korupsi.
‘Kami akan bertindak dan memanggil Kepala Sekolah yang bersangkutan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan jika benar. Kami juga tak akan segan-segan melaporkan masalah ini ke pihak berwajib terkait penyalahgunaan dana BOS dan BSM”, pungkas Suwarno kepada media ini. >>Karl
