Nias Barat, (MR)
Setelah melalui sosialisasi kepada masyarakat dan peninjaualn lokasi dari pihak GB Global Corpn PTELTD Singapura maka Pemerintah Kabupaten Nias Barat dan GB Global Corpn PTELTD Singapura sepakat mengadakan kerja sama di bidang Proyek Defortasi Perkebunan Singkong dan Pembangunan Pabrik Tapioka dengan di awali penandatangan memorandum of understanding (MOU) yang dilaksanakan di tokosa Hall Kabupaten Nias Barat Propinsi Sumatera Utara, Rabu (2/11).
Ketua Tim Fasilitasi Khenoki Waruwu (Wabup Nias Barat) menjelaskan kepada sejumlah media bahwa Proyek Defortasi Perkebunan Singkong dan Pembangunan Pabrik Tapioka, Pembangunan Kawasan Kota Baru, Pembangunan Jalan 40 KM dan Pembangunan Pembangkit Listrik di dua lokasi dan Pembangunan 200+100 unit rumah penduduk sebagai kompensasi kepada pemilik lahan, semua ini adalah bagian dari kerjasama antara Pemkab Nias Barat dengan GB Global Corpn PTE LTD Singapura.
MOU yang ditandatangani bersama hari ini adalah Perjanjian Kerjasama atau nota kesepahaman antara Pemkab Nias Barat dengan GB Global Corpn PTE LTD Singapore. Pihak Inverstor tidak mengenal ganti rugi, tetapi Investor berkenan memberikan banyak peluang kepada pemilik lahan sebagai kompensasi dan yang jauh lebih luar biasa lagi bahwa tenaga kerja diutamakan para pemilik lahan, ujar Ketua Tim Fasilitasi itu.
Direktur GB Global Corpn PTE LTD (Mr. Ong) mengatakan dalam sambutan sekaligus paparan tentang bentuk kerjasama ini bahwa bangga dan sangat berterimakasih kepada Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD serta seluruh masyarakat Nias Barat yang sudah menyambut kami dengan sungguh luar biasa dan hal ini patut kami apresiasi, ujar Mr.Ong.
Tanggal 08-08-2016 kemarin, Bupati Nias Barat dan Ketua DPRD Nias Barat ketemu dg kami (GB Global Corpn PTE LTD) di Singapura, saat itu kami mendiskusikan beberapa hal dan kedua belah pihak menyepakati apa yang akan dilakukan di Nias Barat ini, ujar Mr.Ong.
Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa Kami berusaha melakukan yg terbaik bagi masyarakat Nias Barat. Dalam menindaklanjuti proyek ini, tentu kami sgt mengharapkan kerjasama yg baik dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat dan dari masyarakat Nias Barat secara menyeluruh.
Mr. Ong menambahkan bahwa kedepan kita akan membangun Jalan sejauh 40 KM dan Lebar 30 M; dengan harapan bahwa akses dari Nias Barat ke Bandara Binaka dapat ditempuh paling lama tiga puluh menit perjalanan. Kemudian pembangunan defortasi lahan perkebunan Singkong dan Pabrik Tapioka yang menyerap tenaga kerja sebanyak 3.000 orang. Selanjutnya program pembangunan Kawasan Kota Baru (KKB) dengan pembangunan Hotel, Apartemen, Sekolah dan Pembangkit Listrik serta perumahan rakyat, jelas Mr. Ong.
Dalam menerapkan semua program ini ke depan, maka tentu ada berbagai tantangan yang harus kita hadapi bersama, maka marilah kita bergandeng tangan, marilah kita saling menerima dan saling mengerti untuk melanjutkan kerjasama di banyak sisi kedepan, harap Mr.Ong.
Kami mempercayakan sepenuhnya kepada Pemerintah Nias Barat soal mekanisme dan tekhnik, meskipun sengaja kami bawa aristek yg sudah berpengalaman (Mr. Ramon) dalam mendesign pembangunan Kawasan Kota Baru (KKB). Dengan akses infrastruktur yang bagus, maka akan berdatangan Investor asing lain apalagi setelah kami saksikan sendiri keindahan alam Nias Barat. Harapan kami bahwa ke depan Nias Barat akan sejajar dengan kota2 besar lain di Indonesia, ujar Mr.Ong.
Proyek ini kami sangat yakin berhasil, karena dari pihak kami sangat sungguh-sungguh dan serius menjalin kerjasama dengan Pemkab Nias Barat. Kami berharap kesungguhan yang sama dari Pemkab Nias Barat dan elemen lain serta masyarakat Nias Barat lainnya, ujar Mr.Ong mengakhiri.
Ketua DPRD Ir. Nitema Gulo, M.Si mengatakan dalam sambutannya bahwa program GB Global Corpn PTE LTD, maka atas nama masyarakat Nias Barat di Lembaga DPRD, menyambut dan mendukung sepenuhnya kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.
Presiden Jokowi telah meminta Lembaga DPRD di Kepulauan Nias untuk mengoptimalkan pembangunan di dua sektor yakni Sektor Pariwisata dan Sektor Kelautan di Kepulauan Nias.
Beliau juga menghimbau pemilik lahan agar kita membuka tangan dengan program ini karena dampak atau efek positif dari program ini sungguh amat luar biasa. Oleh karenanya, marilah kita jauhkan pemikiran negative thinking dan asumsi yang tidak membangun katanya. >>Perwira Zebua
