Bandung, (MR)
lingkungan Sekolah yang bersih, sejuk, indah dan ditanami tanaman dengan pepohonan yang rindang menjadi dambaan para penghuni sekolah itu sendiri. Tentu membutuhkan kerja sama antara para guru yang ditanamkan kepada siswanya yang menimba ilmu di sekolah tersebut. Kebersihan serta keindahan sangat mempengaruhi suasana dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lingkungan bersih, hijau, indah, sejuk sehingga tercipta suasana yang nyaman dalam melaksanakan segala aktivitas yang dilakukan. Saat kunjungan Media Rakyat ke Komplek SDN Sentral 1,2,3,4, yang dipimpin Popon Sufriyati, M.M.Pd selaku Kepala sekolah di ruang kerjanya mengatakan” bahwa fihaknya melalui program yang strategi jangka pendek dengan membangun system komunikasi berwawasan lingkungan yang bersinergi dengan semua elemen masyarakat, komite sekolah, guru-guru dan orangtua murid.
Alhamdulilah, semua program yang dibuat disambut baik oleh para guru, komite sekolah dan orangtua siswa, oleh karena itu kami disini saling mendukung dalam meingkatkan mutu pendidikan, di tahun in adapun prestasi siswa yang diraih sebagai juara 1 karate Internasional yang diselenggarakan di Malaysia.
Lanjut Popon Sufriyati beliau selalu berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolahnya. Berbagai kegiatan serta metode pembelajaran yang diterapkan secara efektif dan efisien. Fihaknya terus melakukan pembenahan serta meningkatkan kualitas SDM tenaga pendidik agar menjadi tenaga pendidik yang profesional, berdedikasi tinggi dan dapat memacu kualitas pembelajaran dengan optimal. Dengan demikian, berbagai upaya yang telah dilakukan meliputi sarana prasarana, infrastruktur fihaknya melakukan berbagai penataan serta perbaikan diantaranya; GPS, penataan/pembuatan, taman, penanaman pohon di pot (TABULAPOT) perbaikan; WC, jaringan air bersih, pengecatan gedung sekolah yang meliputi ruang kelas luar dan dalam.
Komplek SDN Sentral Kota Bandung saat ini peserta didik yang dimililki berjumlah 625 orang dan di dukung oleh 25 orang guru pegawai negeri sipil (PNS) dan 14 orang tenaga honorer, dengan strata pendidikan S1 dan S2. Popon Sufriyati mempunyai komitmen agar sekolah yang dipimpinnya terlihat hijau, indah, bersih dan asri, sehingga akan tercipta suasana proses belajar mengajar(PBM) berjalan dengan aman, nyaman, lancar dan kondusif serta menyenangkan yang pada akhirnya mencetak anak didik yang berkualitas dan berpretasi baik akademik maupun non akademik,” punngkas nya. >>Usep Deni
