Ketua BPK RI Harry Azhar Azis”Penggelolaan Dana Desa Harus Sesuai Peruntukan”

Tampak foto semua kepala Daerah se-Bolaang Mongondow Raya bersama Ketua BPK.Dr.RI Harry Azhar Azis(Tengah), Aditya Anugrah Moha.M.M (Anggota MPR.RI) (kiri) Kotamobagu, (MR)
Dalam kegiatan pelaksanaan Evaluasi Pengelolaan Dana Desa yang di adakan di Hotel Sutan Raja Kotamobagu pekan lalu (25 Juli 2016), sangat alot,ini terlihat dengah hadirnya semua unsur kepala Daerah se-BMR alias Bolaang Mongondow Raya dan juga di hadiri ribuan kepala Desa se-BMR, Rabu (27-07-2016).

Dalam Pelaksanaan Evaluasi Pengelolaan dana Desa yang di motori langsung oleh Aditya Anugrah Moha.M.M, (Anggota MPR.RI), dimana kegiatan ini suda di agendakan jauh hari oleh panitia penyelenggara, sehingga kegiatan ini terlaksana denganTampak foto Ketua BPK.RI Harry Azhar Azis bersama Ibu Walikota Kotamobagu Ir.Hj.Tatong Bara  dan para peserta  undangan Kepala desa se-BMR diselah acara berlangsung baik.” kata Aditya kepada media”.

Ketua BPK.RI Harry Azhar Azis dalam sambutannya, mengatakan; bahwa penggunaan dana desa haruslah sesuai dengan peruntukannya dan jangan di pakai untuk kawain lagi alias di korupsi. Sebab kami akan terus memantau dan mengaudit apabila ada kecurangan dan ketimpangan yang terjadi di desa itu sendiri.

Kami sangat mengharapkan kepada seluru aparatur Negara baik dari tingat Provinsi dan kabupaten/kota dan segenap unsur yang terkait agar dapat memberikan informasi dan saling mendungkung tentang penggunaan dana desa.

Kami juga tidak ingin dana desa itu disalah fungsikan, agar tidak terjadi ketimpangan dalam penggunaan dana desa tersebut, mana kami akan terus mengevaluasi kinerja kepala desa diseluruh Indonesia, dan apabila telah terjadi penyalagunaan dana desa tetunya kami akan bertindak sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku.
Untuk itu saya sangat berharap agar para kepala desa yang merasa ada kecurangan atau ada indikasi penyalagunaan anggaran segera menginformasikan dan melaporkan kepada pihak kami, maka kami akan segera meluruskan apa yang menjadi permasalahan di desa tersebut.

Kedepan saya nantinya akan mengusulkan ke pemerintah pusat untuk tambahan dana bagi desa yang apabila ada yang berhasil menggunakan anggaran tersebut sesuai peruntukan, maka ini akana jadi salah satu contoh bagi desa lain di Indonesia.” tegas Harry usai sambutannya.” >>R

Related posts