Kayuagung, (MR)
SDN 1 Serigeni Baru Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan merupakan sekolah Inti pada gugus empat yang terdiri dari Sembilan sekolah, SDN 1 Serigeni Baru ini juga sering di jadikan pusat perkumpulan para guru dan Kepala Sekolah untuk Gugus empat namun yang di sayangkan fasilitas di sekolah tersebut masih banyak kekurangan hal ini di katakan Kepala Sekolah Darmawan Spd kepada wartawan Media Rakyat belum lama ini.
Darmawa,Spd menambahkan SDN 1 Serigeni Baru yang berdiri pada Tahun 1976 saat ini memiliki 202 murid terdiri dari Tujuh Rombongan Belajar (Rombel) dan tenaga pengajar PNS 12 orang termasuk Kepala Sekolah, sedangkan setiap tahunnya murid yang masuk sekolah ini terus bertambah, sehingga dalam satu rombel sudah melebihi kapasitas mencapai 36 orang, sedangkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dalam satu rombel maksimal 32 orang.
Dengan semakin berkembangnya sekolah tersebut dan sekolah ini juga dijadikan sekolah inti pada gugus empat sehingga hampir setiap bulannya sekolah tersebut di jadikan tempat Kelompok Kerja Guru (KKG), mengingat fasilitas sekolah tersebut masih banyak kekurangan maka dengan ini Darmawan Spd memohon kepada Bapak Bupati OKI dan Dinas Pendidikan OKI, agar dapat memenuhi kebutuhan fasilitas sekolah tersebut seperti penambahan dua lokal ruang belajar ini semua mengingat, pada saat ini SDN 1 Serigeni Baru hanya memiliki lima lokal ruang belajar sedangkan rombel ada tujuh, selain lokal belajar sekolah ini juga mengharapkan pembangunan gedung perpustakaan dan Musholah karena pada saat kegiatan KKG tidak ada tempat para guru yang mengikuti KKG untuk sholat.
Lebih lanjut Darmawan, Spd mengatakan halaman sekolah tersebut sangat sempit dan di tempati oleh dua sekolah yaitu SDN I dan SDN 2 Serigeni baru, untuk melakukan penambahan gedung baru tidak memungkinkan apabila ada penambahan lokal baru harus melakukan pembangunan gedung bertingkat, diatas gedung yang sudah ada saat ini.
Menurut salah seorang Tokoh Pemuda Desa Serigeni Baru dan Ketua LSM LIPER-RI, Hamadi, SE mengatakan kepada Media Rakyat, Sekolah tersebut semakin berkembangnya dan setiap tahunnya murid sekolah tersebut semakin bertambah melihat lokasi sekolah tidak memungkinkan untuk dua sekolah, maka dengan ini mengharapkan kepada Bupati OKI dan Dinas Pendidikan Kabupaten OKI agar dapat memindahkan salah satu sekolah tersebut di lokasi yang lain.
Mengingat lokasi sekolah tersebut sangat sempit dan tidak bisa di lakukan pembangunan gedung baru, namun apabila salah satu sekolah dipindahkan jadi gedung yang ada bisa dijadikan untuk satu sekolah. Menurut Hamadi membangun gedung bertingkat dengan membangun sekolah baru dananya hampir sama. >>Ipan/lai
