PELAKSANA tugas Sekretaris daerah kota Prabumulih H.Achmad Shobri di temui ruangannya, kamis (14/04) kemarin, mengatakan dalam hal ini pemerintah kota Prabumulih selain sebagai tim penanggulangan bencana yang tergabung dengan pertamina juga akan mengupayakan sosialisasi nilai ganti rugi yang akan di terima warga sekitar areal pristiwa, “ Kita akan mengupayakan dan mendiskusikan nantinya berapa hak yang harus di terima warga sebagai nilai ganti rugi atas peristiwa ketidak sengajaan oleh anak PT Pertamina itu, tentunya kita sebagai pemerintah dalam hal ini berada di tengah karena di satu sisi Pertamina Adalah BUMN sementara warga yang di maksud adalah warga Kota Prabumulih, tentunya kita sebagai pemerintah dalam hal ini tidak mau adanya pihak yang di rugikan dalam hal ganti rugi ini, makanya akan kita diskusikan nantinya,” kata Ahmad Shobri.
Sebagai bukti akan besar nya perhatian pemerintah Kota Prabumulih akan keselamatan warganya, pemerintah dalam hal ini dengan sigapnya menanggulangi evakuasi warga sampai kepada diskusi kerugian yang di dera oleh warga sekitar, dan dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan pemerintah kota Prabumulih menyiagakan Sat Pol-PP dan petugas pemadam Kebakaran.
Sebelumnya selang beberapa waktu setelah terjadinya ledakan kebocoran sumur tersebut yang mengkhawatirkan keadaan warga sekitar, Wakil Walikota Prabumulih Ir.Ridho Yahya, MM. yang di iringi PLT Sekda Achmad Shobri berserta rombongan langsung meninjau lokasi kejadian yang di lanjutkan dengan meninjau kondisi warga sekitar di penampungan semantara pasca terjadinya pristiwa.
Seperti yang di beritakan media dan koran sebelumnya, ratusan warga yang ketakutan akibat dentum ledakan sumur yang baru di kerjakan dua minggu yang mengalami kebocoran (Blow Out) yang mengeluarkan gas bercampur lumpur setinggi dua meter, serta menimbulkan suara bising pasca ledakan, Terjadinya kebocoran sumur Pertamina prabumulih beberapa pekan yang lalu, tepatnya 31 maret kemarin, bukan hanya dikhawatirkan oleh warga Kelurahan Majasari dan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan saja, namun juga diresahkan oleh warga yang berada di areal pasar seperti halnya daerah Mangga Besar kecamatan Prabumulih Utara karena suara bising pasca ledakan jelas dan keras terdengar. >> TiTa/Alex/ADV

