Mas Dhito Resmikan Sumur Listrik di Desa Kayenkidul, Dukung Produktivitas Pertanian

Kediri, (MR) – BUPATI Kediri, Hanindhito Himawan Pramana meresmikan Sumur Listrik yang ada di desa Kayenkidul Kecamatan Kayen, Hadir dalam peresmian ini Kepala Desa beserta perangkat, Camat, Ka-Disperta, Ka-DinDPMPD, Camat dan jajarannya,PLN, Polsek, Koramil, Gapoktan, Poktan, kelompok petani, dan Petani, ada BPD, LPMD, RT, RW, pendamping, PLN, . Dengan hadirnya sumur listrik tentunya dapat lebih meningkatkan produktifitas pertanian khususnya di desa Kayenkidul.Rabu, (27/12/2023).10.00 wib.

Acara diawali ungkapan Kepala Desa Bambang Agus Pranoto menurutnya ,”Luas desa Kayenkidul sekitar 2204 hk yang terdiri 94 lahan pertanian dan yang lainnya lahan kering/darat. Perlu diketahui bahwa untuk tahun 2023 ini desa Kayenkidul mendapat Dana Desa (DD) sebesar Rp.997 jt dan Anggaran Dana Desa(ADD) sebesar Rp 405 jt. Ini merupakan hasil kerjasama yang bagus baik Pemerintah desa dan masyarakat. Alhamdulilah pada pertengahan tahun 2023 desa kami termasuk 66 desa yang mendapatkan tambahan DD sebesar Rp.139 jt.”

“Setelah melalui Musyawarah Desa(Musdes) disepakati bersama dengan petunjuk teknisnya (juknis) yang ada yaitu program skala prioritas desa, penanggulangan bencana kekeringan/air minum,dan ketahanan pangan,yakni membangun sumur listrik (electric Well). Setelah diperhitungkan ternyata kos biayanya lebih murah, efisien,dan ramah lingkungan, bila menggunakan diesel agak kesulitan untuk meminit BBM dalam perjamnya sampai Rp.12.000. Sehingga kalau sawah yang luasnya 100 ru kalau memakai alcon diesel membutuhkan waktu 3 sampai 4 jam, namun kalau kita pakai listrik ini cukup 2 jam saja, biayanya per jam Cuma Rp.3000 selesai sehingga ada penghematan yang sangat banyak Cuma biaya Rp.6000 ribu,”jelasnya.

Selanjutnya,masih menurut Kades,” untuk kendala dan hambatan sumur listrik ini tidak didukung adanya saluran irigasi, karena ada beberapa persawahan yang belum ada saluran irigasi, sehingga saat ini masih menggunakan slang plastic, karena jangkauannya juga agak panjang. Saat ini telah dibangun ada 8 titik, yaitu 3 titik hasil swadaya Gapoktan dan 5 titik dari anggaran DD. Kami semua berharap semua petani didesa Kayenkidul lebih bisa maju,makmur dan incame percapita bisa naik.”

Bupati Kediri yang sapaan akrapnya Masbup dalam hal ini sangat mengapresiasi upaya Pemdes dan warga petani Kayenkidul ,pertanian menjadi prioritas ,persawahan nantinya menjadi sangat produktif. Semoga semangat petani akan terus tumbuh, karena dengan upaya inilah nantinya bisa mengangkat potensi pertanian. Hadirnya sumur listrik ini untuk mengairi sawah dan diyakini dapat lebih meningkatkan produktivitas pertanian. Petani bisa beralih, yang semula menggunakan diesel beralih fungsi ke listrik. Karena diklaim bisa menjadi lebih murah, dan ramah lingkungan. Sumur listrik ini mungkin merupakan solusi kebutuhan para petani tepat, di mana sebelumnya, pengairan hanya mengandalkan mesin konvensional yang biayanya cukup tinggi,” ucapnya

Ditempat ini Masbup berbincang dan mendengarkan keluhan/persoalan para Petani/warga yang mungkin jadi permasalahan saat ini sehingga nanti bisa diselesaikan ,ternyata dengan serentak permasalahan yang dikeluhkan petani adalah kelangkaan pupuk bersubsidi dalam hal ini,tidak ada yang dipersalahkan, dan bila ini terjadi di Kabupaten Kediri kami yang bertanggung jawab , akan mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan. Kemudian Agus ketua Gapoktan mengungkapkan mengeluhkan tentang pengairan, selama ini pengairan baru 5 hari tanah sudah kering peresapan terlalu cepat, Keluhan selanjutnya kestabilan harga hasil pertanian, kami akan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan. Saya akan berusaha mengutak atik strategi, kalau orang mengatakan itu bukan kewenangan daerah, itu kewenangan pusat, selama itu terjadi di Kabupaten Kediri Kami akan cari solusinya.

Masih saat yang sama, satu lagi warga Kayenkidul mohon pada Masbup agar diadakan pasar murah, hal ini Bupati langsung mengiyakan dan langsung diagendakan.Petani juga mohon di berikan mesin rotary agar nanti lebih maju dan langsung juga dicatat untuk nanti di agendakan beberapa bulan kedepan. Terakhir Masbup mengatakan ini pengalaman dan kenangan yang tak bisa terlupakan Kami diberi oleh-oleh warga Kayenkidul ada terong,Kacang panjang,Timun dan lainnya, sungguh ini terjadi yang pertama kami diberi oleh-oleh hasil petani.Semoga panjenengan semuanya selalu diberi kesehatan, kesejahteraan, kecukupan rezeki yang halal selamat dunia dan akhirat.Aamiin,”Pungkasnya.

Sebagai acara terakhir Mas Dhito menyalakan sumur listrik untuk pertama kalinya, sekaligus pertanda sumur listrik telah diresmikan, terlihat air keluar otomatis dari pompa air. Semoga warga desa Kayenkidul bisa hasil pertanian melimpah dan kesejahteraan terjaga.(Ag).

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.