Natuna(MR)- Langkah cepat TNI-Polri dalam membantu menangani kebakaran di kampung tua Penangih pantas diacungi jempol. Meski angin kencang, hanya 4 unit rumah sempat habis dilalap si jago merah. Pada hal rumah berada diatas air laut itu,rata -rata dari kayu.
Hal tersebut dibenarkan salah warga Penangih Naspi saat ditemui di lokasi kejadian.
Dari empat rumah tersebut, satu diantara merupakan rumah kosong . Kuat dugaan asal mula api terdapat dari rumah kosong.ucap
Naspi, saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu 04/10/2019. Ia membenarkan salah satu rumah terbakar merupakan rumah kosong.

Dirinya mengaku sudah menyuarakan kepada RT, RW maupun kelurahan ,agar rumah kosong segera ditertibkan karena sangat berbahaya. Namun keluhan itu tidak pernah digubris.
Akibat kejadian itu, ratusan KK di kampung Penangih pontang panting mengangkat barang. Sejumlah personil TNI- Polri turut membantu . Enam mobil damkar, milik TNI AU, AL dan Pemkab Natuna, ditambah 1 mobil tangki air dari Al, 1 mobil waterkenon,1 tangki Karhutla dari Polres Natuna turut di turunkan. Tidak ketinggalan beberapa anggota dewan turut membantu pemadaman.
Berkat kerja sama dan kesigapan petugas, api dapat dijinakkan meski cuaca tidak bersahabat. Sampai saat ini, petugas damkar, bersama TNI-Polri, masih tetap melakukan pemadaman, dan membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
Sejumlah Pimpinan FKPD, Ketua DPRD bersama anggota DPRD Natuna, SAR, Dishub dan Satpol PP, turun langsung kelapangan./Roy.
