Waduk Riam Kanan Perlu Dikeruk

Banjarmasin,(MR)

Tingkat sendimentasi pada waduk Riam Kanan, Banjar, Kalimantan Selatan makin mening-kat. Diperkirakan enam juta meter kubik lumpur memenuhi dasar waduk. “Saat ini dasar waduk sudah dipenuhi lumpur dan mempengaruhi daya tampung waduk,” ungkap Kardoyo, Manager PLTA Riam Kanan, Jumat (21/10).

Tingginya tingkat sendimen-tasi ini, tidak lepas dari kondisi kerusakan kawasan hutan di bagian hulu kaki pegunungan Meratus, serta maraknya aktivitas penambangan emas ilegal di sepanjang DAS Riam Kanan.

Diperkirakan, tingkat sendi-mentasi pada waduk seluas 9.730 hektare ini, mencapai enam juta meter kubik. Jumlah itu, setara dengan penurunan ketinggian air waduk sekitar satu meter.

Menurut Kardoyo, pihaknya telah mengusulkan lumpur waduk Riam Kanan yang dioperasikan sejak 1972 tersebut dikeruk namun hingga kini belum ada tanggapan dari pemerintah pusat.Saat ini ketinggian air waduk, kurang dari 55 meter. Padahal batas normal untuk dapat mengoperasikan tiga unit mesin pembangkit berka-pasitas 30 Megawatt disana minimal 59-60 meter.

Kardoyo menambahkan jika tidak segera dilaksanakan penge-rukan serta penertiban terhadap aktivitas penambangan emas ilegal dan pembabatan hutan maka akan berpengaruh pada kelangsungan pembangkit, maupun distribusi air waduk bagi kepentingan masya-rakat.>> Mulia

Related posts