Perselisihan DAU Raja Ampat Tahun 2018 Mengalami Penurunan ABPD

Penutupan APBD Raja Ampat TA. 2018

Raja Ampat, (MR) – APBD Raja Ampat Tahun 2018 Mengalami Penurunan jika di bandingkan dengan APBD Tahun 2017. Hal itu Di Sampaikan Dalam Sidang Penutupan Paripurna Dalam Rangka Pengesahan Dan Penetapan APBD Kabupaten Raja Ampat Tahun Anggaran 2018, Kamis 23/11/2017 Ruang Sidang DPRD Raja Ampat . Yang mana Untuk APBD 2017 mencapai 1, 3 Triliun Lebih sedangkan Untuk Tahun Anggaran 2018, Turun Menjadi  Rp. 1.150. 000.000.000 ( 1 triliun 150 miliar. Wakil Ketua II DPRD Raja Ampat, Rahmawati Tamima, Mengatakan, APBD Raja  Ampat Tahun 2018 memang mengalami penurunan, dan bukan hanya di Raja Ampat Saja, Melainkan di seluruh Indonesia

“jadi APBD Raja Ampat Mengalami Penurunan bukan hanya di Raja Ampat, namun terjadi diseluruh Indonesia, Karena khusus di Papua Barat Dana Alokasi Umum (DAU) tertinggi Kedua Di Papua Barat  setelah Kabupaten Tambrau yang di hitung- hitung dengan kami selisih 10 Miliar. Jadi Kabupaten Tambrau kemudian kita” ujarnya Sembari mengatakan Pemotongan Anggaran tersebut dari Pusat, dan kemungkinan itu kebijakan dari Kementrian, bukan dari kami Daerah.

Di singgung terkait RAPBD  2018 yang di sampaikan Bupati Raja Ampat  tanggal  13 November 2017sebesar Rp.1.090.311.881.0009 (1 triliun 90 miliar 311 juta 881 ribu rupiah), dan kemudian Di naikan Menjadi  Rp. 1.150.000.000.000. (1 triliun 150 miliar rupiah), Rahmawati Menegaskan  Bahwa Telah DI sampaikan Oleh  Fraksi Demokrat, untuk mendukung kebijakan Gubernur Papua Barat Bahwa Otsus akan Di berikan 90% ke Daerah dan 10% ke Propinsi, oleh sebab itu kami sepakah dengan badan Anggaran DPRD Raja Ampat, dan tim anggaran pemerintah daerah Bahwa RAPBD dari 1.090.311.881.000. dengan proyeksi penambahan APBD 2018 naik menjadi 1.150.000.000.000. ujarnya

Sementara itu Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE. Dalam Sambutannya mengatakan penetapan APBD tahuan anggaran 2018 hari ini merupakan puncak dari sebuah proses dalam merumuskan dan menyempurnakan APBD Kabupaten Raja Ampat Tahun Anggaran 2018. Kita Sadari proses tersebut dukup menguras energi dan pikiran, namun semua itu sebagai wujud tanggung jawab kita terhadap kesinambungan proses pembangunan di Kabupaten Tercinta yang kita Cintai ini, oleh karena itu saya menyampaikanterima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dengan di tetapkan APBD Tahun 2018 kita semua berharap akan tercipta sinkronisasi dalam penyelenggaran roda Pemerintahan Pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan, sehingga, sehingga di masa yang akan datang semua program dan kegiatan yang kita buat dapat di laksanakan secara terpadu dan rintegritas..

Kepada seluruh pimpinan SKPD tahun 2018 benar-benar memperhatikan aturan dan petunjuk teknis pengelolaan keuangan, serta harus sesuai dengan volume kerja yag ada dalam RKA masing-masing unit kerja. Ini penting sekali karena keberhasilan seorang pimpinan juga di tentukan dari kemampuan menggunakan kebutuhan masyarakat luas. >>ADY

Related posts