mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Usut Proyek Pembangunan Box Culvert Batubi Klarik, Diwawancara Wartawan Heru Sukmoro Bungkam Seribu Bahasa?

Published on Jun 26 2016 // Berita Utama

Salah satu dinding Boxcoper yang ambruk, padahal baru selesai masa pemeliharaanNatuna, (MR)
Menindak lanjuti pemberitaan media rakyat berjudul pembangunan Box Culvert jalan Batubi Klarik, amburadul, membuat sejumlah kalangan angkat bicara. Salah satu yang paling gencar menyuarakan adalah Ketua LSM Peduli warga Trans Natuna. Nurohman ketika dikonfirmasi, media rakyat, mengaku sangat kecewa. Terkait pembangunan Box Culvert didanai dari APBD provinsi ini. Kita juga heran pembangunan jalannya bagus, kenapa pembangunan Box Culvert amburadul? Ucap tokoh masyarakat batubi ini penuh tanya.

Inilah akibatnya jika pembagunan tidak dikerjakan langsung oleh pihak terkait. Pasalnya, pembangunan Box Culvert ini disubkontrakkan kepada pihak ketika. Alhasil pembangunannya asala-asalan. Lihat saja dinding penahan Box Culvert kiri kanan sudah ambruk. Jika sudah begini yang dirugikan masyarakat. Kemana konsultan pengawas dari pihak rekanan dan Pemerintah. Kok pekerjaan hancur begitu bisa dibayar.

Nurohman juga mengaku, tidak mengetahui pasti PT apa yang mengerjakan proyek itu. Menurutnya pembangunan Box Culvert, satu paket dengan pembangunan aspalnya. Namun Saya tak tahu persis siapa yang mengerjakan, dan berapa anggarannya. Yang pasti anggaran puluhan millyar ucapnya. Kita berkeinginan agar reruntuhan ini segera diperbaiki. Sebab tidak tertutup kemungkinan, jika dibiarkan akan tergerus air dan merobohkan semuanya, sehingga akses lewat bisa terputus.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Heru Ketika dikonfirmasi terkait adanya pembangunan Box Culvert yang hancur, bungkam seribu bahasa. Beberapa kali wartawan koran ini berusaha menghubungi, baik melalui telpon maupun sms tidak mau menjawab. Padahal, dalam waktu yang bersamaan, Dirinya membalas salah satu sms dari rekan wartawan lainnya. Lalu timbul pertayaan, mengapa Kepala Dinas PU Provinsi ini tidak mau merespon pertanyaan wartawan Media Rakyat? Apakah begitu urgent pekerjaan itu sehingga dirinya tak mau membalas sms sepatah katapun? Padahal jawaban dari Heru ini sangat perlu untuk perimbangan berita.

Pada edisi sebelumnya, Paijo (bukan nama sebenarnya), menuturkan untuk pembangunan jalan, tidak ada masalah, namun untuk Box Culvertt, memang “tidak layak”. Lihat saja kondisinya sudah mau ambruk ucapnya. Paijo juga tidak mengetahui PT apa yang mengerjakan, sebab paket tersebut sejalan dengan pembangunan aspal arah klarik, Itu mulai dari Bukit, ucapnya seraya menunjukkan pekerjaan. Namun demikian Saya tahu persis, Box Culvert ini kabarnya di sub kontrakan kepada pihak ketiga. Kemungkinan besar, inilah masalahnya, sehingga kwalitasnya berkurang. Coba tanya aja pengawas proyek dari kontraktornya, namanya Herman. Kalau pegawas PU dari provinsi jarang ada , sarannya.

Hasil investigasi dilapangan, membenarkan, pembangunan Box Culvert jalan batubi klarik, tidak sesuai bestek. Dari hasil pantauan dilapangan, batu miring untuk mengikat Box Culvert sudah ambruk, dan dipastikan jika hujan tiba, bisa jadi amblas semuanya. Sementara proyek tersebut merupakan dana APBD Provinsi Kepri tahun 2015, yang masa pemeliharaan sudah habis.

Herman selaku orang yang dipercaya pihak rekanan untuk mengawasi setiap pekerjaan, ketika dikonfirmasi wartawan koran ini, terlihat arongan. Dari gaya bicaranya via sms, dengan gamlang Ia mengatakan, “Habis tak Habis masa pemeliharaan, kalau rusak kami perbaiki.” Jawaban “songong” pegawas lapangan ini tidak mencerminkan seorang yang berpendidikan. Seakan-akan dana pembangunan Box Culvert, merupakan uang pribadinya sendiri.

Sehingga “seenaknya” saja berbicara kalau rusak diperbaiki. Jika pihak rekanan masih memakai pegawas seperti ini, bisa-bisa bakal merusak reputasi perusahaan. Pembangunan Box Culvert merupakan uang rakyat yang dipungut melalui distribusi pajak. Untuk itu diminta kepada aparat hukum agar segera turun kelapangan untuk menyelidiki, adanya unsur “korupsi” dalam pembangunan Box Culvert itu. >>Roy

Leave a comment