mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

TNI AL Blusukan Ke Kampung Nelayan Bintuni Sosialisasikan Bahaya Bom.

Published on Oct 29 2017 // Papua Barat

TNI AL Blusukan Ke Kampung Nelayan Bintuni Sosialisasikan Bahaya Bom.

Hakim : berharap kepada Pemerintah, khususnya kepada Pemda Teluk Bintuni agar mempehatikan nelayan Bintuni.

Bintuni,(MR) – Sesuai dengan perintah yang di berikan oleh Kasat Komunikasi Lantamal XIV Sorong LETKOL. LAUT (P) Eman Sulaiman kepada Dan Pos AL Bintuni, untuk tidak bosan-bosannya memberikan atau mengarahkan warga khususnya nelayan agar tidak menggunakan bahan peledak atau bahan yang berbahaya lainnya saat menangkap ikan.

Atas perintah Kasat tersebut Dan Pos AL Bintuni LETDA.LAUT (T) M.Aziz bersama anggotanya , Sabtu (28/10/2017) secara blusukan mengunjungi kampung nelayan.

Kehadiran Dan Pos di sambut langsung oleh Ketua Kelompok nelayan dan warga.

Selanjutnya pantauan wartawan media ini, di awali oleh Wadan Pos AL Bintuni SERTU.Arius Kemon, menjelaskan kepada warga kampung nelayan tentang kehadiran kesatuan TNI AL saat ini ” untuk mensosialisasikan cara tangkap ikan dengan tidak menggunakan bahan peledak dan bahan berbahaya lainnya. ” kata Kemon.

Untuk lebih jelasnya Kemon, mempersilahkan langsung kepada atasannya untuk menyampaikan kepada warga nelayan dan langsung di lanjutkan oleh Dan Pos secara singkat.

” kehadiran kami disini untuk menyampaikan kepada bapak-bapak sekalian, agar jangan mengunakan bahan peledak dan bahan berbahaya lainnya untuk menangkap ikan. Mungkin sudah kita ketahui bersama, apabila itu di gunakan maka akan merusak kehidupan yang ada di laut, kalau rusak kedepan anak cucu kita tidak bisa lagi menikmati hasil laut, tidak bisa makan ikan ” kata Dan Pos di hadapan sekitar 70 orang nelayan.

Pada saat itu Dan Pos juga mempersilahkan nelayan untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan, dan langsung di respon oleh Ketua Kelompok nelayan Bintuni, Rahman Hakim.

Rahman hakim memastikan bahwa nelayan Bintuni yang saat ini memiliki 200 anggota yang terdaftar dan 150 armada tidak ada yang menggunakan bahan-bahan yang berbahaya untuk menangkap ikan, saya bisa pastikan itu ujar ketua nelayan.

Di lanjutnya, ” hingga saat ini nelayan Bintuni hanya menggunakan alat tangkap tradisional untuk menangkap udang, kepiting dan ikan, jadi saya pastikan nelayan Bintuni tidak menggunakan! ” tegas Hakim.

Untuk kesempatan ini ucap Hakim, ” saya meminta kepada bapak-bapak TNI AL dan bapak-bapak Kepolisian agar menertibkan kapal-kapal yang berijin sebagai kapal nelayan namun bukan untuk menangkap hasil laut, tapi untuk membawa barang, bbm dan lain sebagainya, kami meminta itu tolong di tertibkan ” pintanya.

Hakim melanjutkan lagi, ” khusus kepada Pemerintah, baik itu Kabupaten, Provinsi dan Pusat, tolong perhatikan kami para nelayan ini, hingga saat ini kami belum pernah mendapat bantuan dari Pemerintah ” ungkapnya.

Atas penyampaian dari ketua kelompok Dan Pos LETDA.LAUT (T) M.Aziz , mengucapkan terimakasih dan akan melaporkan apa yang di sampaikan oleh ketua nelayan barusan terkhusus kepada Pimpinan LANTAMAL XIV Sorong dan kepada Pemerintah Teluk Bintuni.

Kegiatan sosialisasi di akhiri dengan foto bersama Dan Pos AL beserta anggota dan warga nelayan. (HS)

Leave a comment