mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Polemik SMPN 1 Ngasem Yang Berakreditasi B

Published on Jan 09 2018 // Investigasi-Report
Kediri, (MR)
Setiap orangtua manapun pasti menginginkan,atau menempatkan anak-anaknya terbaik untuk pendidikannya. Oleh karena itu sikap para orangtua pada saat sekarang sudah bijak/jeli dalam memilihkan lembaga sekolah, demi kemajuan pendidikan bagi Putra putrinya. Jadi sekarang yang menjadi acuan adalah sekolah tersebut mempunyai akreditasi apa sekarang? A atau B, bahkan mungkin C, karena peringkat Akreditasi masih merupakan indikator untuk memilih sekolah yang terbaik.
Maka dari itu Sekolah Negeri diharapkan bisa berakreditasi A khususnya SMPN, SMAN. Tapi tidak seperti yang terjadi di SMPN 1 Ngasem sekarang telah terakreditasi B, yang sepatutnya dapat nilai A, pada hal termasuk salah satu lembaga besar diKabupaten kediri, dan sudah menggaung memenangkan Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional yang disandangnya. Sangat tidak pas tentunya, tapi kenyataannya seperti itu, mengejutkan semua pihak. SMPN 1 Ngasem ternyata sekarang mengalami kemunduran, disaat tingkat kepercayaan Masyarakat tinggi saat ini. Ketika Kepsek lama akreditasinya masih A, dan Kepsek yang baru seharusnya bisa mempertahankannya, karena berkaitan imege Lembaga, yang sudah dipercayakan masyarakat.
Pada prinsipnya setiap sekolah yang didirikan harus menjalani akreditasi untuk menilai tingkat kelayakan mutu, kualitas Sekolah. SMPN 1 Ngasem mendapat nilai B sesuai rekapan asesor Provinsi, dan ditetapkan Badan Akreditasi Nasional (BAN), lagi-lagi kemunduran yang disandang SMPN 1 Ngasem saat ini.
Sutikno (Kepsek) membenarkan tentang perolehan Akreditasi B yang diberikan Asesor Provinsi Jatim dan disetujui oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN), “Kami tidak bisa menunjukkan unsur mana perihal jatuhnya akreditasi. Yang jelas ini menjadi tanggungan warga sekolah. Disatu sisi menurut kami ada kesalahan sepihak, ada yang beda antara Lembaga saya dengan penilaian SMPN lain di Kab. Kediri,” paparnya.
Ditempat terpisah Darmadi Kabid SMP/SMA/SMK menjelaskan, “bahwa benar SMPN 1 Ngasem berakreditasi B, Saya pribadi juga kaget kenapa SMPN sebesar itu bisa mendapat akreditasi B, hal ini sebenarnya merupakan kemunduran yang diperolehnya. Sekarang masih mengajukan permohonan ke BAN untuk akreditasi ulang,” jelasnya.
Diwaktu yang sama Subur Widono (Plt. Dinas Pendidikan) menambahkan, “SMPN 1 Ngasem sudah melayang protes atau mengajukan permohonan untuk penilaian akreditasi ulang. Tinggal kami menunggu hasilnya dari BAN nanti. Silakan dimuat aja Mas,” pungkas Kadin.
Perlu diketahui seluruh komponen yang terjadi dalam sistem akreditasi sudah melalui penilaian yang sangat benar, tenaga asesor handal, dan profesional, sehingga pada tahapan/fase sudah dipersiapkan. Jika ada kekurangan telah diperbaiki dengan maksimal. Hal ini semoga Sekolah bisa memulai tumbuh kesadaran, bahwa akreditasi bukan hanya sekedar kegiatan monitoring, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pembelajaran disekolah. Tapi untuk menentukan kelayakan program di satuan Pendidikan untuk akuntabilitas publik. (Bersambung) >>Ags

Leave a comment