Saturday, 17/11/2018 | 11:33 UTC+7
Media Rakyat

Pemkab Ciamis melalui Badan Penaggulangan Bencana Melakukan Tanggap Darurat

Ciamis, (MR)
Pasca gempa Bumi yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis belum lama ini pada tanggal 15 Desember silam Pemkab Kabupaten melalui  BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah) tercatat data korban yang meninggal dunia 2 orang sedangkan korban luka berat/ringan 4 orang, saat ini di rawat di RSUD Ciamis.
Lebih lanjut kepala bidang Darlog BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani,ST.,M.Si menjelaskan, “kaitan dengan kerusakan bangunan rumah yang terkena dampak gempa kategori rusak berat yaitu 117 bangunan rumah sedangkan rusak ringan 403 bangunan rumah rusak sedang 239 rumah, totalnya 1.422 rumah yang sudah terverifikasi 759 rumah, yang belum terverifikasi  663 rumah, sedangkan untuk (pasum, pasos) ada di 7 Kecamatan, terdiri dari Kecamatan Baregbeg, Kecamatan Cipaku, Kecamatan Cikoneng, Kecamatan Pamarican, Kecamatan Sadanaya, Kecamatan Cihaurbeuti dan Kecamatan Banjaranyar. Berupa bangunan sekolah 5 Sekolah Dasar, 1 bangunan SMP, jumlah 11 bangunan serta bangunan Madrasah Aliyah yang kondisinya rusak berat, 1 gedung bangunan fakultas rusak ringan dan 3 bangunan pondok pesantren.
Sedangkan untuk kerusakan bangunan (Fasol) fasilitas sosial berupa bangunan mesjid dan musola tercatat 16 bangunan yang keadaannya rusak berat, tersebar dari 22 Kecamatan Kabupaten Ciamis yang terkena dampak gempa.
“Saat ini pihaknya berupaya untuk mengatisipasi warga dengan mendirikan posko-posko dan dapur umum, khususnya di Kecamatan Pamarican Desa Sukahurip yang di nilai paling rawan, kemudian juga kita melakukan bergotong royong guna membersihkan material reruntuhan bangunan rumah dan pihak BPBD secara administrasi sudah menerbitkan SK Bupati tentang tanggap darurat dan melakukan kordinasi dengan BNFB, Basarnas dan BPBD Provinsi, kemudian Depsos,” ujar Ani. >>Hr
About

pembawa suara pembangunan bangsa

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.