mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Kegiatan Penas Di Aceh, Habiskan APBD, Ratusan Juta Rupiah?

Published on Jan 23 2018 // Natuna Membangun

Natuna (MR)- Siapa  tidak senang, jika Kita disuguhin pengetahuan, sesuai dengan pekerjaan .Hal tersebut sangat dirasakan beberapa masyarakat Natuna, karena terpilih jadi peserta ,untuk mengikuti acara Pennas, Di Aceh tahun 2017 lalu.

Sebanyak 15 orang dibawa, dari kelompok tani, dan  ternak ,untyk ditambah wawasannya.Paijo, bukan nama sebenarnya merasa bahagia bisa terpilih lagi dalam acara itu.

Menurutnya, banyak yang dapat kita gali, saat seluruh petani dan peternak, ,dari seluruh Kabupaten se Indonesia,sukses berkumpul  ,saling berbagi pengetahuan.

Namun kegiatan kali ini, sedikit berbeda. Karena acaranya ,cuma seremonial. Sebab Natuna tidak ada buat stand pameran.Jadi Kita yang berangkat dari Natuna dan Kabupaten lainnya,Dari Kepri hanya berkunjung ke stand petani dan peternak daerah lain.

Selain itu, jika dua tahun lalu, saat Pennas di Lampung, Mulai dari baju kemeja. , kaos trenning, tas ,topi, sepatu. Dan uang saku ,langsung kita terima sebelum keberangkatan.Tahun ini, kita terima hanya , kaos tas saja,  kalau kemeja ,bahannya dari provinsi.

Sementara jumlah peserta pennas  sebanyak , 15 org dari Kabupaten Natuna.Dua orang di biayai oleh Provinsi.

Infonya  dapat uang saku, tapi tak tau berapa,kata panitia,  dana kecil.ucapnya ,sebelum keberangkatan .

Berangkat pakai pesawat Natuna- batam Kualanamu. Dilanjutkan naik bis hingga ke Aceh.

Berselang beberapa Minggu, para pahlawan Natuna di bidang pertanian inipun, pulang kampung halaman.

Mereka bercerita, jika kunjungan Kali ini, jauh berbeda. Memang ada semacam pelatihan , tukar pengalaman bagi para petani dan peternak, namun mereka nilai tidak maksimal.

Terkait uang saku, awalnya diberi 1 juta , kemudian ditambah lagi, karena 2 orang yang dibiayai oleh provinsi mendapat uang saku 1,5 juta, maka uang saku Kami ditambah lagi biar sama.

PPTK,Penas Aceh ketika dikonfirmasi mengaku jika jumlah yang berangkat sebanyak 19 orang. 4 orang merupakan pendamping dari Dinas. Namun ia sempat berkelit, jika ada kwota buat anggota dewan.Memang ada mengundang 1 orang anggota Dewan tapi pakai Biaya mereka. ucapnya. Benarkah demikian?.baca datanya.

Rispitrianti juga menengaskan. Jika semua perlengkapan peserta ditanggung APBD, mulai pakaian ,tas ,baju batik kaos.Untuk baju batik kita pesan bahan ,lalu di jahitkan. Kita  tidak ada buat stand, karena anggaran minim.

Untuk peserta keberangkatan Mereka pakai pihak ketiga supaya bisa pakai sppd, ucap Rispitrianti.

Pernyataan Sang PPTK berbanding terbalik dari info di dapat wartawan koran ini. Bantuan baju bakal, didapat dari provinsi, Selanjutnya ,ada dua orang peserta dibiayai oleh provinsi., serta salah satu anggota dewan dibiayai transportasinya, dan tertulis jelas di DPA.Bahkan biaya pembuatan bahan pameran terpampang jelas , Namun itu disangkal oleh Rispitrianti.

Data dimiliki wartawan koran ini terkait anggaran perjalanan Penas di Aceh sebesar , Rp.291.400.000.Dengan Judul pemasaran hasil produksi Pertanian.

Terdiri dari,belanja bahan habis Rp.1500.000. Belanja alat tulis kantor.Rp.1500.000.

Belanja bahan Pameran Rp.10.500.000.seminarkit.Rp.1500.000.kaos 15 helai.Rp.1.800.000.baju daerah.Rp.3759.000.belanja, penggndaan Rp.1100.000.

Sewa mobil 2 unit Rp.1150.000.Nasi kotak,120 bungkus Rp.3840.000

Perjalanan dinas Ekselon IV ke/Tanjung Pinang 2OK Rp.18.000.000. Anggota DPRD, Rp.19.350.000.Ekselon III.Rp.16.300.000.Ekselon IV 2 orang,RP.28.000.000. Pihak ketiga 15 orang Rp.183.450.000.Ikuti edisi depan dari 14,5 millyar anggaran Dinas Pertanian, ,kurang lebih 3 millyar perjalanan dinas./Roy.

Leave a comment