mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Kantor Atr/Bpn Kabupaten Karawang Optimis Target Ptsl Tahun 2018 Harus Tercapai

Published on Oct 09 2018 // Nusantara
Karawang, (MR)
Berkaitan dengan program PTSL , Kantor Agraria Dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Karawang selalu siap untuk mendukung akan lancarnya kegiatan yang sedang kita laksanakan apapun kendala kita tetap berupaya.
Upaya yang kerab dilakukan bagaimana kita membentuk tim khusus mengerjakan program Bapak Presiden RI tentang bagaimana percepatan PTSL di daerah masing masing, tentu ini bukan hal yang mudah perlu kerjasama para stakeholder.
Sejauh ini seluruh tim yang sudah kita bentuk benar benar memberikan hati sepenuh untuk program PTSL ini agar dapat tercapai sesuai dengan waktu, memang target tahun ini kurang lebih 50 ribu bidang tanah dan sisa waktu 2 bulan lagi.
Demikian Kepala Tata Usaha ATR/BPN Kabupaten Karawang Wing di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan tentang program PTSL, “insyaaalah tahun bisa tercapai, tim kita sedang bekerja maksimal sesuai dengan tugas nya masing masing dan semua sumber daya manusia untuk tim sudah dibekali dengan pengetahuan yang terkait dengan PTSL,” katanya.
“Jadi sesuai dengan nawacita dari bapak Presiden RI Joko Widodo berkaitan dengan pensertifikatan tanah dalam rangka PTSL untuk tahun ini Kabuapaten  Karawang mendapatkan 50 ribu bidang, sedangkan untuk yang Jawa Barat kita targetnya 1.270.000  bidang sementara target nasional dari pusat tahun 2018 ini sekitar 7 Juta bidang dan kemungkinan pada tahun 2019 akan datang bisa meningkat terus menjadi 9 juta bidang,” lanjut Wing.
“Ketidak siapan masyarakat untuk mensertifikatkan tanahnya hal ini bukan lagi termasuk kepada kegiatan PTSL dan akan kita masukkan kepada sporadis dan kita serahkan kepada pemerintah daerah Kabupaten setempat apakah bupati mau membantu kegiatan ini,” katanya.
Tentang kendala yang dihadapi menurut Wing tidak semua masyarakat mau mensertifikatkan tanahnya walaupun sudah kita tunjuk lokasi sebagai program kegiatan PTSL ada banyak faktor penyebab dimana masyarakatnya bisa niat dan tidak mensertifikatkan tanahnya antara lain kondisi ekonomi belum memungkinkan. >>Damanik

Leave a comment