Dinas PUPR Bidang Pengelolaan Jalan dan Jembatan Kabupaten Bekasi Diduga Kurang Pengawasan

Bekasi, (MR) – Pekerjaan yudit yang seharusnya di pantau dan diawasi orang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang berlokasi di desa sumbersari kecamatan pebayuran pada Kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan.

Ketika kami team investigasi dari LSM KAMPAK-RI meninjau lokasi kegiatan yudit di kecamatan pebayuran desa sumbersari,ternyata di duga kegiatan tersebut dikerjakan asal jadi.
Pada saat kami menghubungi via whastapp kepada PPTK Dinas PUPR untuk menanyakan perihal kegiatan pekerjaan yudit tersebut yang sudah di kerjakan tidak memakai hamparan/lantai kerja.
Ketika di mintai komentarnya melalui via Whastapp PPTK Asri Mengatakan,”iya pak nanti kami tegur makasih inponya,dan saya mempertanyakan lagi bagaimana itu yang sudah dikejakan cukup panjang pak..???
Asri pun menjawab “Kan harus di liat volume betonnya lantai kerjanya pak.di RAB kan tidak semua di pasang lantai kerja…kalau memang tidak terpasang sama sekali ya nanti kita hitung,dialihkan ke item pekerjaan lain pak makasih.”Tegasnya.
Ketua team investigasi LSM KAMPAK-RI yusup supriyatna kepada media rakyat memberikan komentarnya bahwasannya bagi Dinas terkait agar kegiatan yang tidak sesuai dengan speck/RAB yang sudah dikejakan harus di bongkar dan di tata ulang agar sesuai denngan speck kegiatan,kalau memang sudah tertera memakai lantai kerja harus di kerjakan sesuai jangan di kasih kebijakan dan pengalihan atau potongan kegiatan, kelalayan pemborong atau kesengajan pelaksanaan kerja harus di tidak tegas agar kegiatan dilaksanakn sesuai speck RAB.
Lanjutnya Kami dari Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Korupsi Republik Indonesia (LSM KAMPAK-RI)akan melaporkan pekerjaan yudit tersebut kepada Dinas terkait dan insfektorat.”Tegas yusup Supriyatna kepada Media Rakyat. (Bemo)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.