mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Bupati Dukung Jalan Bombana Pakai Aspal Butonas

Published on Oct 20 2016 // Berita Utama

pj-bupati-bombana-hj-sitti-saleha-se-m-siBombana, (MR)
Pj. Bupati Bombana, Hj.Sitti Saleha, SE.,M.Si mendukung jika pengaspalan seluruh jalan di daerah yang dipimpinnya itu menggunakan Aspal Butonas.
Namun demikian, kata dia, Butonas yang dipasarkan PT. Duta Buton Artha International (PT.Dubai) itu harus memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan untuk pengaspalan.

“Kita dukung selama speknya dan kualitasnya sesuai standar yang dibutuhkan untuk pengaspalan jalan,” ungkapnya saat ditemui Media Rakyat di ruang kerjanya, Jum’at (15/10).
Saleha yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tenggara (Sultra) itu bahkan menegaskan agar Butonas tidak hanya digunakan di Bombana, tetapi diharapkan dipakai untuk pengaspalan semua jalan di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Karena itu, lanjutnya perusahaan pemilik merek Butonas harus dapat menjaga stok produksi agar mampu memenuhi kebutuhan aspal di Sultra. “Kita berharap pengaspalan jalan di Sultra semuanya memakai Aspal Buton (Butonas, red.), tetapi harus diperhatikan apakah (Butonas, red.) bisa memenuhi kebutuhan aspal secara terus menerus,” ujarnya.

Butonas adalah aspal produksi PT.Buton Aspal Nasional (Butonas) yang bersumber dari Aspal Alam Buton. Pemasarannya di bawah Bendera PT.Dubai selaku distributor tunggal. Direktur Utama PT.Bubai, La Ode Usman Shandiri, S.Sos yang dikonfirmasi, mengaku, pihaknya tidak akan kekurangan stok untuk memenuhi kebutuhan aspla di Sultra.

Menurutnya, Produk Butonas terdiri dari Butonas 25 dengan kapasitas produksi 1 juta ton per tahun, Butonas 99 (100 ribu ton/tahun) dan Butonas 124 (60 ribu ton/tahun).

Penggunaan Butonas dapat digunakan pada pekerjaan pengaspalan terdiri dari Campuran beraspal panas, campuran pra-campur (CPHMA), lapis penetrasi macadam Asbuton, Butur Seal dan Seal Guard dan Butoninus Geo Membrane (BGM).

Dikatakan, Butonas telah memiliki legalitas berupa Peraturan Menteri PUPR No.35/PRT/M/2016 tentang peningkatan pemanfaatan Aspal Buton untuk pemeliharaan dan pembanguna jalan, Surat Edaran (SE) Menteri PUPR Nomor : 28/SE/M/2015 tentang pedoman pelaksanaan Asuton Campuran Panas Hampar Dingin (CPMA) tanggal 23 April 2015, Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sultra No.2 Tahun 2016 tentang perubahan atas Perda No.2 Tahun 2010 tentang pemanfaatan Aspal Buton untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan provinsi dan jalan kabupaten/kota.

Terkait dengan hal itu, lanjutnya, Gubernur Sultra, H.Nur Alam, SE., M.Si telah mengelurakan SE tentang Optimalisasi pemanfaatan Hasil Olahan Aspal Buton di Sultra yang ditujukan kepada Bupati/Walikota dan Kepala Dinas PU se-Sultra tanggal 8 Maret 2016. >>HT

Leave a comment